Gerindra Sisakan Nama Gina dan YusniTerus Beri Sinyal Koalisi Gerindra-PKB
KARAWANG– Partai Gerindra tak mempersoalkan siapa kadernya yang diberi titah oleh DPP Gerindra untuk maju di Pilbup Karawang: Gina Swara atau Yunsi Rinzani. Yang penting bisa menang. Namun, Ketua DPD Gerindra Karawang, Ajang Sopandi terus memberi sinyal, partainya akan satu “ranjang” dengan Ahmad Zamkhsyari (Ketua PKB –Wabup Karawang). “Yang intensif komunikasi dengan DPD dan DPP cuma Teh Gina dan Yusni. Dan eksternalnya hanya Kang Jimmy,” kata Ajang kepada awak media. Nama Gina memang dari jauh-jauh hari menjadi figur yang berpotensi menjadi jagoan Gerinda di Pilbup Karawang. Bahkan mengungguli nama-nama lain dari kader internal yang ikut bursa pendataran bacabup di Gerindra. Bermodal statusnya dua kali terpilih jadi anggota DPRD Jabar juga nama besa duaorang tuanya Ade Swara (mantan Bupati Karawang) dan sang ibu, Nurlatifah (mantan anggota DPRD Karawang), Gina dinilai punya bekal yang cukup ikut bertarung di gelanggang Pilkada. Namun di tengah jalan, nama Yusni yang tak pernah daftar bursa Bcabup-Bacawabup Gerindra muncul. Yusni yang saat ini bertatus Anggota DPRD Karawang diakui Ajang, namanya muncul saat komunikasi politik Ahmad-Zamkhsyari (Jimmy) dan Gina tak kuncung mencair. “Kehadiran Yusni, karena sebelumnya ada kebutuan komunikasi anatara pihak Jimmy dan pihak Gina,” kata Ajang. Sementar itu, Ketua Badan Pemenangan Kepala Daerah (BAPPDA) Partai Gerindra Kabupaten Karawang Danu Hamid tak mau ikut pusing siapa nantinya yang bakal dipilih DPP. Dia menuturkan, hanya berkepentingan memenangkan siapa pun yang sudah diberi titah oleh DPP. “Yang penting bagi saya target menang, persoalan siapa orangnya yang penting kader Partai Gerindra yang masuk dalam konstestasi di Pilkada Karawang, dan itu harus menang,” kata dia. “Apakah Kang Jimmy sendiri atau dengan Gina maupun Yusni atau dengan para balon yang lain, dan sampai hari ini saya belum tau,” timpal dia. Sebelumnya Gina Swara, kepada KBE menurukan masih optimis mendapat rekomendasi dari DPP Partai Gerindra untuk menjadi balon Bupati Karawang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang yang akan di gelar akhir tahun ini. Apalagi dengan adanya sang ibu, Nurlatifah, usai menjalani hukuman penjara selama 5 tahun dalam kasus korupsi, dia optimis bakal mampu menandingi petahana Cellica Nurachadiana. Pendukung dan relawan orang tuanya, kembali berdatangan setelah Nurlatifah kembali kerumah. “Sampai saat ini saya optimis partai Gerindra akan memberikan rekomendasi dan mengusung saya menjadi balon bupati. Keputusan siapa yang akan mendapat rekomendasi itu datang dari DPP Gerindra, dan itu tinggal selangkah lagi buat saya. Kalau ada balon lain yang mengklaim bakal diusung Gerindra, itu hanya dinamika politik,” kata Gina Swara, Minggu (2/8). Menurut Gina, kehadiran ibunya, Nurlatifah kembali kerumah membuat dirinya tambah optimis mengikuti Pilkada Karawang. Alasannya pendukung dan simpatisan orang tuanya, Ade Swara, masih militan. Terbukti setelah ibunya keluar dari rumah tahanan banyak yang datang ke rumah untuk menengok ibunya. Padahal ayahnya, Ade Swara, masih menjalani hukuman penjara. “Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendukung,relawan dan simpatisan yang sudah meluangkan waktunya hanya untuk menjenguk ibunda,” kata Gina. Kehadiran Nurlatifah di tengah tengah keluarga, kata Gina Swara, memicu semangat dan motivasi yang begitu besar dalam pencalonanya sebagai bakal calon bupati di pilkada Karawang. Sebab banyak warga Karawang yang ternyata masih peduli dengan kedua orang tua mereka. ” Orang tua saya menjadi kekuatan sendiri buat saya,” kata Gina Swara, yang saat ini masih menjadi anggota DPRD Propinsi Jabar.