Dalam Semalam Sebelas Ribu Pencari Kerja Serbu Aplikasi

0 Komentar

Melihat dari Dekat Ruang Operator Info Loker Pemkab Karawang

Di tengah pandemi animo para pencari kerja terhadap info lowker luar biasa tingginya. Hanya dalam kurun waktu sehari semalam saja, aplikasi berbasis website itu sudah menampung 11. 724 akun.

WAHYUDIKarawang

Aplikasi Informasi Lowongan Kerja (Info Loker) Karawang, langsung diserbu para pencari kerja (Pencaker) pasca di rilis Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, di sela-sela perayaan HUT Karawang 387 tahun, kemarin.
Antusias pencaker di Karawang nampak sangat luar biasa merespon aplikasi tersebut. Terbukti, hanya dalam kurun waktu sehari semalam saja, aplikasi berbasis website itu, sudah menampung 11. 724 akun pencaker, per Selasa, (15/9), pukul 16.00 WIB.

Kasubag Program Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, Soni Luthfi Rahman menjelaskan, dalam kurun waktu 24 jam pasca di rilis, tim verifikasi sudah menampung lebih dari 10 ribu akun pencaker di website yang bisa diakses melalui Infoloker.Karawangkab.go.it tersebut.

Baca Juga:Awas Calo LHKPN!Setiap Hari, 14 Kasus Baru Korona

Soni menuturkan, jika di rata-rata, dalam satu jam, sedikitnya ada 500 hingga 600 data pencaker yang masuk di dalam aplikasi besutan Diskominfo Karawang itu.

“Antusias pencari kerja ini sangat luar biasa. Kami jadi kewalahan melakukan verifikasi dan validasi di server kami,” ungkap Soni, kepada KBE, kemarin, (15/9).

Soni mengatakan, di hari ke dua pasca di resmikan. Dalam website itu sudah tercatat ada 16 perusahaan di Karawang yang join dalam sistem perekrutan tenaga kerja online itu.

Namun, kata Soni, setelah di verifikasi. Yang mendaftar itu bukan seluruhnya perusahaan. Akan tetapi, ada beberapa pencaker yang salah input data. Sehingga mereka mendaftarkan diri sebagai perusahaan.

“Sebenarnya menurut kami aplikasi ini sangat mudah. Tapi masih ada beberapa kesalahan input data. Termasuk, ada pencaker yang mendaftar sebagai perusahaan,” ungkapnya.

Soni mengaku maklum, jika masih banyak kesalahan input data yang dilakukan oleh para pencari kerja. Pasalnya, mencari kerja via aplikasi semacam ini. Diakuinya adalah hal baru di kota pangkal perjuangan.

“Seiring berjalannya waktu, pencaker akan mengerti. Makanya kami mengimbau, agar pahami dulu maksud dari setiap data yang di minta itu,” ujarnya.

0 Komentar