Fasos Fasumnya Dibiarkan Rusak
KARAWANG – Ditengah Pandemi Covid-19 seperti sekarang. Fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah, diharapkan bisa menjadi tumpuan bagi mereka yang sedang sakit. Namun, sudah satu tahun terakhir. Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Jayanegara, di Kecamatan Tempuran, dibiarkan terbengkalai. Padahal, ratusan warga dari dalam dan luar desa itu. Sangat membutuhkan keberadaan Pustu Jayanegara itu. Namun, ditengah Pandemi ini. Dinas Kesehatan Karawang, justru terkesan membiarkan fasilitas kesehatan itu terbengkalai. Tokoh masyarakat Desa Jayanegara, Wawan mengatakan, beberapa bulan ini. Pustu Jayanegara sepi. Pasalnya, fasilitas umum dan fasilitas sosial di sana, dibiarkan saja rusak terbengkalai. Salah satunya adalah sanitasi air bersih. Sudah beberapa kali warga sekitar mengaku, mengajukan perbaikan sarana air bersih ke Puskesmas Tempuran. Selaku puskesmas induk dari Pustu Jayanegara. Namun, permohonan itu tak pernah di gubris. Sehingga, pasien Pustu Jayanegara yang membutuhkan air untuk keperluan kakus, jadi kesulitan. “Tolong lah pak dijadikan perhatikan. Fasilitas kesehatan itu penting bagi kami warga Desa Jayanegara,” ungap Dudi kepada KBE, selasa (15/9/2020). Warga lain, Wawan menambahkan, keberadaan Pustu Jayanegara itu penting. Pasalnya, fasilitas kesehatan lain sangat jauh di akses oleh warga Desa Jayanegara. “Talang air itu rancangan anggarannya belasan juta. Belum setahun sudah rusak. Sayang sekali kalau tidak ada perawatan. Padahal ini penting untuk kesehatan masyarakat,” keluhnya. Sementara, pengelola Pustu Jaya Negara, Nani Kustini menambahkan, pihaknya mengaku sudah berulang kali mengajukan perbaikan sanitasi air bersih kepada Puskesmas Tempuran. Namun, sampai saat ini belum juga ada realisasi. “Kalau pengajuan sudah berkali-kali. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ketusnya. “Harapannya segera diperbaiki fasilitas di Pustu Jayanegara. Biar yang datang berobat jadi lebih nyaman,” pungkasnya. (wyd/rie)