Keamanan Data Pendaftar Harus Terjamin

0 Komentar

Aplikasi Info Loker Karawang

KARAWANG– Baru tiga hari aplikasi Info Loker Karawang, tercatat sudah ada 13.781 warga yang mendaftar. Di sisi lain, membeludaknya antusias para pencari kerja, keamanan data pribadi mereka pun dipertanyakan. Sejumlah potensi penyalahgunaan data bisa pakai pihak-pihak tak bertanggung jawab jika ribuan data itu bocor. Per kemarin, data yang dihimpun KBE, dari 13.781 akun yang telah mendaftar, 7.987 akun di antaranya sedang mengantre menunggu waktu verifikasi. Sisanya, sekitar 5.804 akun terverifikasi. Namun, sejumlah kekhawatiran muncul. Mereka yang mendaftar dan warga yang baru mau mendaftar mempertanyakan jaminan keaamanan data pribadi yang mereka masukkan saat mendaftar akun. Jika data mereka bisa bocor dan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu, dipasikan para pendaftar akan dirugikan. “Saya mau daftar, cuman khawatir apakah data saya aman dan tentunya dijamin oleh pemerintah jika sewaktu-wakatu data bocor yang tentunya merugikan saya,” ujar salah seorang remaja yang berniat daftar aplikasi loker, Diki Darmawan kepada KBE. Menjawab keresahan para pendaftar, Plt Kepala Diskominfo Karawang, Asep Aang menuturkan, aplikasi Info Loker Karawang yang saat ini bisa diakses melalui situs Infoloker.karawangkab.go.id itu, sudah dilengkapi dengan fitur Security Socket Layer (SSL) yang bertujuan sebagai pengamanan pertukaran data yang dilakukan melalui internet. “Seluruh data yang diunggah ke aplikasi Info Loker tersimpan di Server Pemkab Karawang,” ungkap Aang, rabu(16/9/2020). Ia menjelaskan, aplikasi itu dikembangkan dan dikelola langsung oleh tenaga ahli yang bekerja sebagai tenaga ahli di Diskominfo Karawang. Selain tak menggunakan anggaran belanja pembuatan aplikasi. Aang memastikan, bahwa data yang di unggah dalam aplikasi tersebut, tersimpan aman di dalam server. Sementara, tingginya minat warga Karawang terhadap aplikasi tersebut. Membuat tim operator verifikasi kewalahan. Meskipun pihaknya sudah menambah jumlah operator. Namun, tetap saja, tim verifikasi butuh waktu yang cukup lama. Untuk bisa memverifikasi ribuan data yang masuk secara berbarengan itu. “Kami harap pencaker memaklumi untuk menunggu hasil verifikasi. Karena antriannya memang cukup panjang,” terangnya. Ditemui di sela-sela kesibukan input data, Kasubag Program, Disnakertrans Karawang , Soni Luthfi Rahman mengatakan, baru berjalan di hari ke dua. Aplikasi info loker sudah mengantar 648 pencaker ikut test di perusahaan yang menyedikan lowongan kerja. Soni merinci, dari 648 itu, sebanyak 542 pelamar bersaing untuk mengisi 250 kuota lowongan kerja untuk PT. Softex Indonesia. Dan ada 106 pelamar yang bersaing memperebutkan dua kuota lowongan kerja di PT. Fuji Seat Indonesia. “PT Softex membutuhkan pekerja laki-laki sebanyak 170 orang dan pekerja perempuan 80 orang, yang akan diposisikan sebagai operator,” kata Soni. “Di tahap pertama ada 150 orang yang mengikuti test. Karena seleksi ini menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Jadi dibagi menjadi beberapa sesi,” ujarnya. Berdasarkan data yang berhasil KBE himpun, saat ini, sudah ada 9 perusahaan di kawasan industri di Karawang yang join di aplikasi Info Loker Karawang.  Kesembilan perusahaan yang kini tergabung yakni PT. Softex Indonesia (Plant Karawang), PT. Summit Adyawinsa Indonesia, PT. Jasa Mandiri Techgraha, PT. Fuji Seat Indonesia, PT. TT Techno Park Indonesia, PT. SIIX EMS Indonesia, PT. Meiwa Kogyo Indonesia, PT. KCF Indonesia, dan PT. NT Piston Ring Indonesia. Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Okih Hermawan mengatakan, pihaknya menargetkan, semua perusahaan di Karawang. Agar bergabung dalam aplikasi itu. Untuk melakukan proses rekrutmen pekerja satu pintu di Disnakertrans Karawang. “Salah satu tujuannya adalah mengentaskan calo tenaga kerja di Karawang,” tegasnya. (wyd/mhs)

0 Komentar