Baru saja selesai proses padat karya atau pengerasan. Sehingga, tanahnya belum stabil dan masih lembek. Terlebih, menjelang sore. Pantai Tanjung Baru diguyur hujan deras seharian.Akhir pekan lalu. Masyarakat Karawang dibuat geger dengan beredarnya foto viral di dunia maya, yang menggambarkan satu unit mobil terjebak di jalan rusak Pantai Tanjung Baru, di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon.
WAHYUDI– Karawang
Diketahui, foto tersebut di ambil pada hari Minggu, (20/9/2020) sore. Oleh sang pemilik mobil yang sudah pasrah, karena mobilnya sudah tak bisa keluar dari kubangan lumpur.

Dari keterangan yang berhasil KBE himpun. Mobil tersebut adalah milik istri seorang kepala desa di Karawang. Yang pada saat itu, ia bersama rombongan komunitas goes sedang menjajal track Pantai Tanjung Baru. Menurut Kepala Desa Pasirjaya, Abdul Hakim, rombongan goes itu masuk ke wilayah Pantai Tanjung baru pada Minggu pagi. Pada saat itu, jalan ke arah pantai belum seperti gambar yang viral itu. Kades yang akrab di sapa Saglak itu bilang, pihaknya sudah mengingatkan rombongan goeser itu. Agar tidak membawa mobil masuk ke wilayah Pantai Tanjung Baru. Pasalnya, jalan yang saat itu merek lalui. Baru saja selesai proses padat karya atau pengerasan. Sehingga, tanahnya belum stabil dan masih lembek. Terlebih, menjelang sore. Pantai Tanjung Baru di guyur hujan deras seharian. “Saya sudah ingatkan, agar tidak bawa mobil ke dalam. Tapi penjagaan desa di serobot saja. Ya sudah, jadi begitu,” ungkap Saglak, kepada KBE, Senin, (21/9) kemarin. Lanjutnya, mobil tersebut akhirnya terjebak hingga larut malam. Kemudian, kata Saglak, suami pemilik mobil, kepala desa yang tak ia sebut namanya. Menghubungi Pemdes Pasirjaya untuk minta bala bantuan evakuasi ke Pantai Tanjung Baru. “Kita kirim pasukan motor offroad. Kemudian di lakukan evakuasi. Itu sampai larut malam,” jelasnya. Masih kata dia, sepekan sebelum kejadian foto viral itu. Jalan sepanjang Cilempung menuju Tanjung Baru itu, baru saja selesai pengerjaan pengerasan dan normalisasi kali. Kontur tanah di sepanjang jalan itu pun, diakui Saglak masih belum kering sempurna dari lumpur. Karena itu, pihaknya memberikan penjagaan. Agar kendaraan bermotor jangan dulu masuk ke wilayah itu. “Yang kelihatan seperti gambar itu ya sepanjang jalan dari gerbang sampai pantai. Namanya juga baru selesai di arug, terus di hantam hujan,” pungkasnya. Meskipun kembali viral di dunia maya. Saglak mengaku, kejadian ini memiliki hikmah yang luar biasa. Baru beberapa jam pasca foto itu viral. Akun Facebook Dinas PUPR Karawang, langsung menjawab dengan kabar yang menggembirakan. “Saya sudah dengar itu. Kabarnya, tahun depan di anggarkan Rp. 3 miliar untuk perbaikan jalan Tanjung Baru. Mudah-mudahan terealisasi,” harapnya. Sebelumnya, akun Facebook Junas Junaedi membuat postingan di halaman grup Karawang Info, Minggu, (20/9) sore, kemarin. Postingan itu, seketika di respon lebih dari 2.200 netizen. Dan dibanjiri lebih dari 1.100 komentar. Tak berselang lama, akun Facebook Dinas PUPR Karawang membuat postingan balasan menggunakan foto yang viral itu. “Setelah batal di anggarkan pada tahun 2020 sebesar Rp. 1 miliar, karena refocussing anggaran Covid-19. Dinas PUPR akan kembali mengusulkan anggaran sebesar Rp. 3 M, untuk pembangunan ruas jalan Pasirjaya-Tanjungbaru pada tahun 2021,” tulis akun tersebut. (**)