Iperka : Paslon Harus Berdayakan UMKM Lokal

0 Komentar

KARAWANG – Asosiasi Ikatan Percetakan Karawang (Iperka) meminta pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Karawang agar memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal dalam menjalani masa kampanye. “Jika mereka benar-benar peduli terhadap kemajuan Karawang, khususnya pertumbuhan ekonomi di Karawang, mereka harus bisa membuktikan diri kepada masyakarat sejak jauh jauh hari dari sebelum terpilih. Salah satunya dengan memberdayakan para pelaku UMKM lokal untuk memenuhi kebutuhan kampanye yang mereka lakukan,” ujar Ketua Asosiasi Iperka, Didin Syabaruddin, kepada KBE, Kamis (1/10/2020). Misalnya menurut Didin, dalam pembuatan media kampanye seperti kartu nama, brosur, spanduk, pin, baju dan media kampanye lainnya, jangan sampai diproduksi dari luar Karawang. Akan tetapi, harus sepenuhnya melibatkan para pelaku UMKM lokal. “Jika mereka bisa melakukan itu, setidaknya masyarakat Karawang bisa melihat bahwa para paslon memiliki keinginan dan usaha untuk memajukan Karawang dengan aktif membangkitkan perekonomian, terlebih saat ini sedang terjadi pandemi covid-19 yang membuat ekonomi masyarakat menurun,” ucapnya. Sayangnya, kata Didin, dalam kenyataanya saat ini banyak pelaku UMKM lokal khususnya di bidang percetakan yang mengeluh dan mengaku kecewa. Pasalnya, sejauh ini presentase pemberdayaan percetakan lokal sangat kecil, karena paslon masih memanfaatkan percetakan dari luar Karawang. “Jika keadaan ini terus berlanjut, komitmen para paslon untuk memajukan Karawang harus dipertanyakan. Dari awal saja sikapnya sudah tidak relevan dengan visi misi dan programnya untuk memajukan perekonomian di Karawang,” keluhnya. Padahal, jelas Didin, percetakan di Karawang berani bersaing bahkan bisa lebih unggul dari percetakan yang ada di daerah lainnya mulai dari kualitas mesin yang harganya ada yang mencapai miliaran rupiah hingga kelengkapan produksi. “Kualitas percetakan yang ada di Karawang juga telah diakui dengan banyaknya pelaku usaha maupun perorangan dari luar daerah yang datang ke Karawang. Terbukti saat ini Iperka memiliki hingga 800 ribu customer dari berbagai daerah,” jelasnya. Oleh karena itu, tegas Didin, menjadi sangat ironis di saat dari luar daerah datang ke Karawang untuk mencetak kebutuhannya, tapi para paslon malah memilih ke luar daerah, tidak memberdayakan para pelaku usaha di daerah tempat mereka mencalonkan diri. “Kami berharap para paslon yang mengikuti Pilkada Karawang bisa berpihak kepada masyarakat lokal. Tak hanya kepada para pelaku UMKM di bidang percetakan, tapi kepada semua pelaku UMKM yang ada di Karawang. Apalagi di masa pandemi ini omset UMKM mengalami penurunan. Buktikan kalau memang ingin memajukan Karawang,” harapnya. (ayi/rie)

0 Komentar