LMDH Desa Wanakerta Dukung Penuh Perbub Bungursari Istimewa

0 Komentar

PURWAKARTA – Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Wanakerta Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, keberadaanya yang baru seumur jagung kurang lebih dua tahun terkahir ini. Tapi kiprahnya telah berperan aktif dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Purwakarta yang baru diterbitkan beberapa tahun ini. Yaitu Perbub Bungursari Istimewa yaitu penataan kawasan Kecamatan Bungursari Istimewa menuju kota metropolitannya Purwakarta. Kawasan pengelolaan LMDH di Kampung Cilodong tepatnya di sepanjang Jalan Sadang- Cikopo. Yaitu pemanpaatan lahan Perhutani dijadikan lahan hijau menjadi sektor ekonomi kerakyatan di bidang penangkaran budidaya berbagai tanaman bunga dan pohon hias. Dimana sebelumnya kawasan tersebut sangat terkenal sebagai tempat esek-esek alias zona prostitusi yang sudah berlangsung lama. Kini Cilodong sekarang bukan Cilodong yang dulu, selain sudah berdiri megahnya Tajug Gede juga kawasan tersebut sudah menjadi zona hijau, hampir sepanjang jalan terdapat beragam bunga dan pohon hias beragam jenis yang dikelola warga sebagai ladang usaha. Ojo (56) selaku ketua LMDH Desa Wanakerta, mengatakan bahwa berdirinya LMDH atas dasar keinginan warga dalam memanpaatkan lahan perhutani menjadi kios bunga dan tanaman hias, selain untuk menghijaukan area khususnya sepanjang jalan Cikopo- Sadang juga menjadi sektor ekonomi masyarakat dalam ketahanan ekonomi kecil, hal tersebut menurut Ojo bisa terlaksana atas peran kerjasama antara LMDH dengan pihak Perhutani Purwakarta. “Awalnya kawasan sepanjang jalan Cikopo- Sadang merupakan wilayah kumuh dan tak terurus, bahkan sudah lama dijadikan wilayah prostitusi, selain meresahkan juga wilayah tersebut kerap terjadi tindak kejahatan, seperti jambret atau begal. Kini Alhamdulillah setelah setahun ini, berkat dukungan semua pihak kawasan Cilodong perlahan tertata rapih dan bisa dilihat sekarang wilayah Cilodong menjadi pusat penjualan berbagai macam bunga dan pohon hias, dan juga menjadi wilayah yang aman dan kondusif,” tutur Ojo kepada KBE pada Selasa (3/11/2020) . Sementara Kepala desa Wanakerta Somad Dalbo terkait keberadaan LMDH mengatakan, LMDH ini didirikan tak lain membantu pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan hutan, agar tidak rusak. Dan apa yang nampak sekarang ini kawasan Cilodong berangsur hilang kesan sebaga wilayah prostitusi, dan kini lebih mencuat sebagai tempat wisata belanja bunga dan pohon hias. “Selain itu berdirinya Tajug Gede menjadi aikon kembagaan kami khususnya masyarakat Wanakerta umumnya masyarakat Purwakarta, apalagi situasi pandemi Covid-19 ini, dimana hampir semua sektor ekonomi terkena imbasnya, dengan adanya pemanpaatan lahan perhutani ini masyarakat merasa terbantu, mereka masih bisa menjalankan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujarnya. (san/red)

0 Komentar