Berharap Tak Ada Klaster Libur Nataru
KARAWANG– Jelang libur panjang Natal dan tahun baru (nataru) 2021, angka penularan covid-19 di Kabupaten Karawang terus meningkat pesat. Hingga, Selasa, (15/12/2020) kemarin, Gugus Tugas Covid-19 Karawang mencatat ada 4.224 orang terinveksi virus korona di Kabupaten Karawang.
Mencegah situasi agar tidak semakin buruk. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, Cellica Nurrachadiana, meminta masyarakat Karawang untuk menahan diri, agar tidak melakukan euforia perayaan Tahun Baru 2021.
Cellica khawatir, jika dilakukan pesta pada malam tahun baru. Akan muncul klaster baru dari perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut.
Baca Juga:SDN 05 Sukadanau Raih Penghargaan Pemprov JabarEmpat Tahun Jadi Kota Peduli HAM
Meski demikian, Cellica mengaku, tak bisa melarang masyarakat Karawang untuk perayaan pesta tahun baru. Namun, pihaknya mengingat. Jika sampai Desember 2020 ini, Karawang masih dalam situasi pandemi Covid-19, perlu ada pembatasan sosial.
“Tentunya kita berharap tak ada klaster baru usai perayaan Natal dan Tahun Baru 2021,” tulis Cellica melalui pesan singkatnya, Selasa, (15/12/2020) kemarin.
Pemkab Karawang, lanjut Cellica, saat ini sedang melakukan persiapan dan antisipasi penularan di sejumlah tempat wisata di Karawang. Terutama, wisata pantai di utara dan wisata alam di selatan Karawang.
“Kita persiapkan dan antisipasi,” kata Cellica, yang juga Bupati Karawang.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Karawang. Hingga Selasa, (15/12/2020) kemarin, terjadi kenaikan kasus positif baru sebanyak 157 orang. Sehingga, secara total, kasus positif di Karawang mencapai 4.224 orang.
Saat ini, sebanyak 907 warga Karawang sedang menjalani masa perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19. Maupun hotel yang di sewa Pemkab Karawang untuk isolasi pasien Covid-19.
Selain itu, masih ada 219 warga Karawang yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Lantaran, kapasitas bad di rumah sakit mau pun hotel rujukan Covid-19 sudah penuh.
Gugus Tugas Karawang juga melaporkan, selama pandemi berlangsung sedikitnya 158 warga Karawang meninggal dunia. Dan 2.940 warga sudah sembuh dari covid-19. (wyd/mhs)