KARAWANG, KBEonline.id — Pimpin langsung apel kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme di Karawang, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sampaikan tujuan satgas ini untuk melindungi warga, dan telah berhasil menangkap lebih dari 20 premanisme di Jawa Barat, Kamis (27/3/2025).
Apel ini berlangsung di area Aspirasi Karawang International Industrial City (KIIC), Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, pada Kamis (27/3). Apel ini juga menjadi penanda kesiap siagaan operasi Satgas dalam upaya menekan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya dalam menyambut Lebaran 2025.
Dalam arahannya, Gubernur Dedi menegaskan bahwa pembentukan Satgas bertujuan untuk melindungi masyarakat dari berbagai praktik pemalakan dan intimidasi yang kerap terjadi di berbagai sektor.
Baca Juga:Mudik Gratis Karawang: 810 Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai DaerahMomen Buka Bersama, Rieke Meminta Pengurus Partai Bergerak Jelang Pilkada 2029
“Satgas ini bertujuan untuk melindungi warga. Yang disebut warga itu masyarakat biasa, ada petani, pedagang, buruh, hingga pengusaha. Semuanya harus dilindungi. Premanisme itu berlangsung mulai dari pasar, jalan, sampai ke kawasan industri,” ujar Dedi.
Dedi menyoroti berbagai kasus pemalakan yang marak terjadi, baik terhadap sopir di jalan, pedagang di pasar, maupun pelaku industri. Menurutnya, Satgas akan bertindak tegas untuk memastikan rasa aman di tengah masyarakat.
“Sekarang Satgas sudah beroperasi. Ini bukan hanya sekadar tahap himbauan, tetapi juga penindakan. Bahkan, sudah lebih dari 20 pelaku premanisme ditangkap,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi menekankan pentingnya membangun rasa keadilan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa selain melakukan penindakan, Satgas juga akan mengedepankan sistem yang transparan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Bupati Aep: Satgas Beroperasi Secara Mandiri
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, yang turut hadir dalam apel tersebut, menyampaikan bahwa saat ini operasional Satgas masih berjalan secara mandiri dan swadaya.
“Satgas sementara operasionalnya mandiri dulu, swadaya dulu kami, supaya bisa memberikan yang terbaik. Regulasi memang belum ada, tapi saya langsung bergerak. Sejak Senin kemarin, saya sudah rapat dengan Kajari, Kapolres, dan Dandim. Alhamdulillah, beliau-beliau hadir dan mendukung penuh,” jelas Aep.
Aep memastikan bahwa tanpa menunggu regulasi lebih lanjut, sesuai instruksi Gubernur Dedi Mulyadi Satgas akan terus beroperasi untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.