KBEonline.id – Libur Lebaran menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang menjalankan tradisi mudik ke kampung halaman. Namun, setelah perayaan selesai, tantangan arus balik muncul sebagai hal yang perlu dihadapi. Mengetahui waktu puncak arus balik menjadi langkah penting agar perjalanan kembali ke kota asal dapat direncanakan dengan lebih baik.
Puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada hari Minggu, 6 April 2025. Meskipun demikian, tanggal ini masih berupa perkiraan karena cuti bersama berlangsung dari 2 hingga 7 April 2025. Arus balik ini melibatkan jutaan orang yang kembali ke kota tempat mereka bekerja, sering kali menyebabkan kemacetan panjang di jalan tol, kepadatan di stasiun kereta api, dan antrean di bandara maupun pelabuhan.
Korlantas memperkirakan bahwa puncak arus balik akan terpusat di empat gerbang tol utama: Cikampek Utama, Kahuripan Utama, Ciawi, dan Cikupa. Untuk mengatasi potensi kepadatan lalu lintas, pihak berwenang telah menyiapkan strategi seperti penerapan sistem rekayasa lalu lintas one way dan contraflow. Sistem one way direncanakan mulai diterapkan pada tanggal 6 April untuk mengurangi kemacetan di jalur-jalur utama. Selain itu, kemungkinan pembebasan tarif tol di beberapa titik juga dipertimbangkan jika volume kendaraan sangat tinggi.
Baca Juga:Resmi Berangkat Wamil Hari Ini, Wonwoo Seventeen Tak Diantar Para Member Karena Jadwal yang BentrokGempa di Myanmar Terasa hingga Thailand, Apa Dampak dan Penyebabnya?
Dengan mengetahui perkiraan waktu puncak arus balik dan mempersiapkan perjalanan secara matang, pemudik dapat menghindari kemacetan serta menikmati perjalanan kembali ke kota asal dengan lebih nyaman. Pemantauan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan kebijakan pemerintah sangat disarankan untuk mendukung kelancaran perjalanan kamu.
(Vionisya Citra)