“Belum ada informasi pasti dia di mana. Tapi semoga cepat tertangkap,” ujarnya.
Para korban juga sudah mencoba mendatangi rumah pelaku yang beralamat di Serangbaru, Kabupaten Bekasi, namun rumah tersebut disebut telah diambil alih oleh orang lain.
Pelaku juga sempat tinggal di Perumahan Kosmos yang diduga digunakan sebagai tempat usaha jual-beli pakaian.
Baca Juga:Polres Karawang Ungkap Kasus Curanmor di Tiga LokasiKelas Kabin Unsika: Solusi Cepat dan Inovatif Atasi Kekurangan Ruang Kuliah
Lebih dari 300 orang menjadi korban, tersebar dari berbagai daerah bahkan luar negeri seperti Korea, Jepang.
Beberapa korban juga menyebut pelaku pernah mengancam anggota grup agar tidak menyebarkan tangkapan layar percakapan, dengan dalih bisa dipidana.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi. Para korban berharap pihak berwenang segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini secara tuntas.
“Uangnya mungkin sulit kembali, tapi setidaknya pelakunya harus bertanggung jawab,” tegas Firda. (Iky)