Senada dengan itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., menegaskan bahwa KKN bukan hanya kewajiban akademik yang harus dijalani, melainkan momentum pengabdian nyata bagi masyarakat.
“Jagalah nama baik UBP Karawang selama kalian berada di desa. Jadikan KKN ini sebagai ajang kontribusi nyata bagi pembangunan desa,” tuturnya.
Tema KKN tahun ini secara khusus menekankan pentingnya menggali dan mengembangkan potensi serta kearifan lokal desa. Mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan masyarakat dalam membangun solusi berbasis kebutuhan dan sumber daya lokal—baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun lingkungan.
Baca Juga:Kelas 12 Bukan Waktunya Overthinking, Ini 8 Hal yang Harus Kamu Siapkan!Warga Perum GCC Sakura Bekasi Resah, Kali Berbusa dan Berwarna Cokelat Pekat
Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan dari semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat yang dibawa, UBP Karawang berkomitmen menjadikan KKN 2025 sebagai momen penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga peduli, adaptif, dan mampu berkontribusi langsung bagi kemajuan desa.