“Kami baru mendapat informasinya. Tapi kalau sudah viral, biasanya jadi atensi netizen, dan otomatis juga jadi atensi DLH,” kata Dedy.
Ia menjelaskan, secara umum pihaknya memang melakukan pengawasan terhadap beban pencemar di berbagai kawasan. Koordinasi pun tengah dilakukan dengan tim penegakan hukum lingkungan (Gakkum) untuk menindaklanjuti laporan warga.
“Kami pasti akan turun ke lapangan. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan teman-teman di Gakkum,” tandasnya. (Iky)