Memahami SKS, KRS, dan IRS Biar Nggak Nyasar di Dunia Kampus!

Memahami SKS, KRS, dan IRS Biar Nggak Nyasar di Dunia Kampus!
Mahasiwa baru harus tau dan jangan panik kalau dengar SKS, KRS, atau IRS! Ini bukan kode rahasia, kok. (pinterest)
0 Komentar

IRS (Isian Rencana Studi)

Mungkin ada di antara kamu yang mendengar istilah IRS. Apa bedanya dengan KRS? Sebenarnya, IRS ini adalah nama lain atau sinonim dari KRS di beberapa perguruan tinggi.

Beberapa kampus menggunakan istilah IRS untuk proses pengisian atau “isian” dari rencana studi, yang kemudian akan tercetak atau tersimpan sebagai KRS-mu. Jadi, secara fungsi dan isi, IRS dan KRS itu sama persis, kok!

Fungsi IRS juga sama persis dengan fungsi KRS, yaitu sebagai dokumen perencanaan mata kuliahmu untuk satu semester. Mahasiswa baru perlu tahu bahwa jika kampusmu menggunakan istilah IRS, pahami bahwa ini adalah proses yang sama dengan pengisian KRS.

Baca Juga:Innalillahi, Ketua FKUB Karawang Meninggal Dunia di RS RoselaBedah Tuntas 30 Perbedaan Summarecon Villaggio dan The Grand Outlet yang Wajib Kamu Tahu!

Prosesnya melibatkan pemilihan mata kuliah dan persetujuan wajib dari Dosen Pembimbing Akademik atau Dosen Wali. Intinya, jangan bingung kalau dengar istilah ini, ya!

Hal Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Baru tentang SKS, KRS, dan IRS: Kunci Suksesmu!

Memahami ketiga istilah ini adalah langkah awal yang sangat baik untuk menjalani perkuliahanmu dengan terencana dan sukses. Tapi, ada beberapa golden rules yang wajib kamu pegang erat, catat ini !

1. Jangan Terlambat Mengisi KRS/IRS

Ini KRUSIAL! Keterlambatan bisa fatal, lho. Kamu bisa-bisa tidak bisa mengikuti perkuliahan pada semester tersebut, atau mata kuliah yang kamu inginkan sudah penuh karena kuota terbatas. Jadi, selalu perhatikan jadwal pengisiannya!

2. Manfaatkan Dosen Pembimbing Akademik (Dosen PA/Wali)

Ini adalah privilege yang harus kamu manfaatkan semaksimal mungkin! Dosen PA adalah orang pertama yang harus kamu temui dan ajak konsultasi mengenai rencana studimu. Mereka akan membimbingmu agar studimu lancar, sesuai kurikulum, dan mencapai target kelulusan. Jangan pernah ragu atau malu untuk bertanya apa pun yang berkaitan dengan studimu kepada beliau!

3. Pahami Kurikulum Program Studimu

Kenali mata kuliah wajib dan pilihan di program studimu sejak awal. Ini akan membantumu merencanakan studi jangka panjang dan memastikan kamu tidak ketinggalan mata kuliah prasyarat.

4. Perhatikan IP (Indeks Prestasi) atau KHS (Kartu Hasil Studi)

IP atau nilai rata-ratamu di semester sebelumnya akan sangat memengaruhi berapa banyak SKS yang bisa kamu ambil di semester berikutnya. Usahakan IP-mu selalu baik agar kamu bisa mengambil beban studi maksimal dan lulus tepat waktu. IP yang bagus juga bisa jadi tiket untuk beasiswa, lho!

0 Komentar