KBEonlineid – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dan pelajar di depan Mapolres Karawang, Jumat (29/8/2025), berakhir ricuh. Massa membakar water barrier di tengah jalan dan bentrok dengan aparat kepolisian.
Aksi yang dimulai dengan long march dari kawasan Johar Karawang itu diikuti oleh mahasiswa dan pelajar dari berbagai sekolah serta kampus. Mereka membawa spanduk, poster, dan pengeras suara untuk menyuarakan tuntutan agar 49 pelajar yang diamankan segera dibebaskan. Mereka melakukan orasi di depan Mapolres Karawang.
Kericuhan mulai terjadi ketika massa mendesak masuk ke halaman Mapolres untuk meminta penjelasan terkait penahanan tersebut. Menanggapi situasi itu, polisi berupaya membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan. Meski demikian, massa aksi tetap bertahan di lokasi.
Baca Juga:Demo Rusuh di Depan Polres Karawang, Warga Was-was, Kemacetan Parah, Pengendara Terjebak hingga Balik ArahBREAKING NEWS: Demo ke Polres Karawang Ricuh, Para Pelajar Ditangkap
“Aparat menembakkan gas air mata ke kerumunan massa. Tetapi kami akan terus bertahan sampai kami mendapatkan penjelasan mengenai rekan kami yang ditahan,” kata Rafli, salah satu mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang ikut dalam aksi.
Suasana semakin memanas ketika sejumlah massa mulai membakar water barrier berwarna oranye yang berada di ruas jalan depan Mapolres. Api sempat membesar sebelum berhasil dipadamkan oleh aparat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun insiden pembakaran dan tembakan gas air mata.
Ratusan massa tetap bertahan di depan Mapolres Karawang sambil terus menggaungkan tuntutan mereka. “Kami datang sebagai warga yang peduli terhadap keadilan,” tandas Rafli.(Siska)