Racun dari bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, dan diare. Untuk menghindari hal ini, pastikan nasi sisa segera disimpan di dalam kulkas setelah dingin dan hanya dipanaskan satu kali sebelum dikonsumsi.
4. Daging Ayam
Ayam merupakan sumber protein hewani yang lezat dan mengenyangkan. Namun, jika ayam yang sudah dimasak dipanaskan kembali berkali-kali, struktur proteinnya bisa berubah dan menjadi sulit dicerna oleh tubuh. Hal ini bisa menimbulkan masalah pencernaan seperti diare, kembung, atau sakit perut.
Selain itu, ayam yang tidak dipanaskan dengan suhu yang cukup tinggi juga berisiko masih mengandung bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter, yang bisa menyebabkan infeksi serius.
Baca Juga:Lima Rekomendasi Wisata Keluarga di Bandung yang Cocok untuk Anak, Pas untuk Liburan SekolahKaiju No.8 S2 Episode 7 Sub Indo: Sinopsis, Jadwal dan Spoiler
Oleh karena itu, sebaiknya ayam hanya dipanaskan sekali saja dan pastikan suhunya cukup panas untuk membunuh bakteri berbahaya.
5. Kentang
Kentang adalah bahan makanan yang sering kali disimpan dan dihangatkan ulang. Tapi ternyata, kentang yang sudah dimasak dan dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan bisa menjadi tempat berkembangnya Clostridium botulinum, yaitu bakteri yang menghasilkan racun botulinum yang sangat mematikan.
Racun ini tidak akan hilang meskipun kentang dipanaskan kembali. Selain itu, memanaskan kentang ulang juga bisa menyebabkan penurunan kualitas nutrisi dan rasa.
Jadi, kentang yang sudah matang sebaiknya langsung disimpan di kulkas dan hanya dihangatkan satu kali saja, atau lebih baik dikonsumsi dingin.