KBEonline.id – Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2026, di Aula Desa Setempat, Senin (29/9/25), kemarin.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Serang, Achmad Fadilah, menyampaikan bahwa pihaknya bersama perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membahas perencanaan pembangunan di wilayah administrasi Desa Serang.
Pria yang akrab disapa Fadil ini menjelaskan, perencanaan dilakukan dengan menggali aspirasi dari sejumlah perangkat desa serta melibatkan BPD, termasuk pihak RW dan RT, agar pembangunan bisa tepat sasaran.
Baca Juga:PLN UP3 Karawang Dukung Industri Otomotif, PT Indonesia Kyoueisakyu Resmi Naik DayaCabuli Bocah di Bawah Umur, Ending Warga Rengasdengklok Diringkus Polisi
Saat ini usulan yang sudah masuk 51 pembangunan infrastruktur, pembiyayaan BUMDes dan pemberdayaan pengelolaan sampah.
“Musrenbang merupakan proses awal sebelum pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran Dana Desa (ADD),” ujarnya.
Fadil menambahkan, dalam penggunaan Dana Desa (DD) sudah ada regulasi yang mengatur, terutama untuk bidang infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan kegiatan masyarakat. Semua aspek tersebut telah dipresentasikan dalam Musrenbang.
“Infrastruktur masih menjadi aspirasi utama masyarakat. Namun, karena keterbatasan kewenangan dan kemampuan, kami melaksanakan pembangunan secara bertahap. Jika ada keterbatasan kewenangan, kami akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, yang kemudian akan dibahas pada Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan sumber daya masyarakat, Fadil menyampaikan bahwa pihak desa juga mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti pembuatan kandang ayam petelur yang disubsidi melalui anggaran desa.
“Alhamdulillah, program ayam petelur sudah berjalan. Hasil telur yang dihasilkan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar kandang,” tutupnya. (mil)
