Hari ini, Persib bukan sekadar klub besar. Mereka adalah ikon budaya Jawa Barat yang tetap menjaga nilai-nilai lama sambil menyesuaikan diri dengan zaman modern.
Manajemen profesional, akademi muda, stadion megah Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), hingga partisipasi di Liga Champions Asia 2 membuktikan bahwa Maung Bandung siap bersaing di level internasional.
Dari Masa ke Masa, Cinta yang Tak Pernah Luntur
Sejak era Siliwangi hingga era digital, satu hal tak pernah berubah: loyalitas Bobotoh.
Baca Juga:Rekomendasi Makan Siang: Sambal Bi Nyai Cafe & Resto Perumnas Karawang, Soal Harga Nyantai AjaTurun-Temurun, Dari Kakek Sampai Cucu, Inilah Alasan Orang Jawa Barat Tak Bisa Lepas dari Persib!
Cinta mereka kepada Persib menembus batas waktu dan generasi. Dari kakek, bapak, hingga anak, semuanya memiliki kenangan tentang tim biru kebanggaan Jawa Barat ini.
“Persib bukan hanya klub, tapi bagian dari hidup urang Sunda,” kata Yadi, Bobotoh asal Cimahi, sambil menatap poster juara Liga 1 terbaru di kamarnya.
Persib Bandung, Maung yang Tak Pernah Jinak
Dari perjuangan di lapangan tanah Siliwangi hingga panggung megah Liga 1, perjalanan Persib adalah kisah tentang keteguhan, kerja keras, dan cinta yang abadi.
Maung Bandung telah membuktikan: mereka mungkin tertidur, tapi tak pernah mati. Dan ketika bangun, seluruh Indonesia kembali bergemuruh. (rul)
