1 Desember Diperingati Hari Apa? Ternyata Ada 3 Momen Penting di Tanggal Ini!

1 Desember, momen penting yang diperingati di berbagai negara
Pita merah menjadi simbol peringatan Hari AIDS Sedunia setiap 1 Desember. Foto : Istimewa - kbeonline.id
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Sudah tahu belum? Tanggal 1 Desember bukan hanya awal bulan terakhir menjelang penutup tahun. Namun, ada beberapa peringatan penting bahkan bertaraf internasional yang membawa pesan kesehatan, kemanusiaan, hingga kesetaraan.

Mulai dari Hari AIDS Sedunia, Hari Tanpa Seni Internasional, sampai Hari Dukungan Perempuan Internasional, semuanya memiliki sejarah serta makna yang menarik untuk dipahami. Berikut penjelasan lengkapnya!

1. Hari AIDS Sedunia (World AIDS Day)

Peringatan paling dikenal yang jatuh setiap 1 Desember adalah Hari AIDS Sedunia, yang pertama kali digelar pada tahun 1988. Momen ini lahir sebagai kampanye global yang bertujuan untuk:

Baca Juga:Harga OPPO A6x Bikin Heboh di Kelas 1 Jutaan: Baterai Gede 6500mAh & Layar 120Hz Mulus Banget!Tumbler Tuku yang Hilang di KRL Menjadi Trending Topik! Ternyata Segini Harganya

  • meningkatkan kesadaran tentang HIV/AIDS
  • mendorong upaya pencegahan
  • mendukung para penyintas
  • menghapus stigma yang masih melekat

Pada tanggal ini, banyak negara menggelar edukasi kesehatan, aktivitas solidaritas, hingga membagikan pita merah sebagai simbol dukungan terhadap masyarakat yang terdampak HIV.

Bahkan sejumlah layanan kesehatan menyediakan tes HIV gratis untuk deteksi dini.

World AIDS Day menjadi pengingat terkait masalah kesehatan yang masih perlu perhatian dan empati dari seluruh dunia.

2. Hari Tanpa Seni Internasional (Day Without Art)

Tidak banyak yang tahu bahwa 1 Desember juga diperingati sebagai Hari Tanpa Seni Internasional. Gerakan ini dimulai pada 1989 oleh organisasi Visual AIDS di Amerika Serikat.

Tujuannya cukup sederhana namun bertujuan untuk mengingat banyaknya seniman yang kehilangan nyawa akibat AIDS. Pada peringatan awal, museum dan galeri seni melakukan beberapa hal berikut:

  • menutup sementara ruang pameran
  • menutupi karya-karya tertentu
  • menghentikan aktivitas seni selama sehari

Tindakan simbolis tersebut menandai “hilangnya seni” akibat krisis AIDS. Seiring waktu, gerakan ini berkembang menjadi kampanye global yang memadukan pameran seni, pertunjukan, diskusi publik, hingga instalasi bertema edukasi HIV/AIDS.

Day Without Art meningkatkan empati dan kesadaran melalui medium yang paling dekat dengan emosi manusia terkait seni itu sendiri.

Baca Juga:WiFi Internet Rakyat: Layanan Internet Murah 5G FWA Mulai Diluncurkan, Ini Wilayah yang Sudah TerjangkauRekomendasi Saham Hari Ini & Prediksi Pergerakan IHSG 27 November 2025: Sentimen The Fed Dorong Penguatan

3. Hari Dukungan Perempuan Internasional

Selain kesehatan dan seni, tanggal 1 Desember juga membawa isu penting lain mengenai kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.

Hari Dukungan Perempuan Internasional ini diperingati untuk:

0 Komentar