Banyak Yang Belum Tahu, Beginilah Proses Sebenarnya Di Balik Pembuatan Emas Murni 24 Karat

Emas batangan
Emas batangan
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Emas selama ini dikenal sebagai simbol kekayaan, alat investasi, hingga bahan penting dalam industri teknologi. Namun tidak banyak orang memahami bagaimana proses panjang yang harus dilalui sebelum logam mulia ini berubah menjadi batangan murni bernilai tinggi. Mulai dari asal-usulnya di luar angkasa, proses penambangan yang rumit, hingga tahapan pemurnian bertingkat, berikut penjelasan lengkap mengenai perjalanan emas sebelum sampai ke tangan konsumen.

Asal Usul Emas: Terbentuk dari Ledakan Bintang

Penelitian astronomi menunjukkan bahwa emas bukan berasal dari proses geologis biasa, melainkan tercipta dari peristiwa kosmik ekstrem seperti ledakan supernova dan tabrakan bintang neutron. Partikel emas kemudian menyebar di jagat raya dan ikut menjadi bagian dari pembentukan Bumi miliaran tahun lalu. Seiring waktu, emas terjebak dalam bebatuan kuarsa dan tersebar di kerak bumi hingga dasar sungai.

Proses Penambangan: Perjuangan Mendapatkan Logam Langka

Emas dikenal sebagai salah satu logam paling langka di dunia. Untuk mendapatkannya, industri pertambangan menggunakan dua metode utama:

1. Tambang Terbuka

Baca Juga:Menjelang Ujian Akhir Semester, Para Ahli Beberkan Strategi Belajar Efektif: Orang Tua Diminta Lebih Peduli‘DANA Premium Mini (Premini)’ Dorong Generasi Muda Melek Finansial dan Aman Bertransaksi Digital

Menggunakan alat berat raksasa untuk mengupas lapisan tanah yang sangat tebal demi mencapai sumber batuan emas.

2. Tambang Bawah Tanah

Melibatkan pembuatan terowongan puluhan hingga ratusan meter di bawah tanah. Para pekerja membor, meledakkan batuan, lalu mengangkut ore (bijih emas) ke permukaan.

Kelangkaannya luar biasa — dari satu ton batuan, sering kali hanya didapatkan 1 hingga 5 gram emas. Hal ini menjelaskan mengapa harga emas relatif stabil dan cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pemurnian: Mengubah Batuan Menjadi Emas 24 Karat

Setelah berhasil ditambang, bijih emas harus melewati proses pemurnian panjang agar mencapai standar kemurnian internasional.

1. Penghancuran dan Penggilingan

Batuan besar dihancurkan hingga menjadi butiran kecil, kemudian digiling menjadi bubuk halus seperti pasir lembut.

2. Proses Sianidasi

Bubuk bijih dicampur larutan sianida untuk melarutkan emas secara selektif. Emas hasil larutan diserap karbon aktif, lalu diolah menjadi logam campuran yang disebut Gold Dore dengan kadar sekitar 90–95%.

3. Refining Elektrolitik

Untuk menghasilkan emas 99,99% atau 24 karat, digunakan proses penyulingan listrik. Ion emas dipindahkan dari anoda ke katoda, membentuk lapisan emas murni yang sempurna. Inilah tahap yang membuat emas mencapai kualitas tertinggi.

0 Komentar