Supermoon Desember 2025: Cold Moon Terakhir Tahun Ini Tanpa Gerhana, Siap Nikmati Bulan Purnama Terbesar!

Supermoon Desember 2025
Penggemar astronomi bersiap menyambut Supermoon Desember 2025, atau dikenal sebagai Cold Moon, yang akan mencapai puncaknya pada Kamis (4/12) pukul 07:14 WIB. Foto: detik.com - kbeonline.id
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Penggemar astronomi bersiap menyambut Supermoon Desember 2025, atau dikenal sebagai Cold Moon, yang akan mencapai puncaknya pada Kamis (4/12) pukul 07:14 WIB.

Fenomena ini jadi penutup spektakuler dari tiga Supermoon berturut-turut tahun ini (Oktober, November, Desember), dengan Bulan tampak 8% lebih besar dan 16% lebih terang dari biasanya, berkat jarak terdekatnya ke Bumi hanya 356.980 km. Sayangnya, tak ada gerhana bulan menyertainya—eclipse terdekat jatuh di Maret 2025 (total lunar eclipse atau Blood Moon). Ini kesempatan emas amati Bulan di rasi Taurus, lengkap dengan bintang merah Aldebaran sebagai “mata banteng” di sampingnya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan, Supermoon terjadi saat fase purnama bertepatan dengan perige (titik terdekat Bulan ke Bumi), membuatnya terlihat dramatis di langit malam. “Di Indonesia, Cold Moon ini ‘extreme’ karena musim lunar standstill 2024-2025, di mana Bulan naik paling tinggi di Hemisphere Utara—sempurna untuk pengamatan dari Jakarta hingga Papua,” ujar Dwikorita dalam konferensi pers virtual Kamis (27/11). Dimensi tampak Bulan capai 33,45 arcmenit (vs rata-rata 31 arcmenit), dengan cahaya mencapai 15% lebih terang, ideal untuk foto astrofotografi atau piknik malam keluarga.

Baca Juga:Oppo A6x Resmi Rilis Akhir November 2025: HP Entry-Level Baterai Jumbo 6500mAh, Harga Mulai Rp1,5 Juta!Cek Bansos BLT Kesra Rp900 Ribu 2025: Sudah Cair Mulai Hari Ini, Cara Mudah Lewat HP!

Fakta menarik: Cold Moon dapat nama dari tradisi suku asli Amerika, melambangkan musim dingin yang datang dengan angin dingin dan salju pertama. Di 2025, ini Supermoon terakhir hingga November 2026, dan paling ekstrem hingga 2042 karena siklus orbit Bulan yang unik. Tak ada lunar eclipse di Desember

Eclipse bulan 2025 hanya dua: total di Maret (visibel di Amerika, Eropa, Asia) dan parsial di September. Namun, Supermoon ini bisa picu pasang surut laut lebih tinggi 20-30 cm, berpotensi banjir rob di pantai utara Jawa. NASA dan ESA sebut ini “finale 2025” yang layak dirayakan, dengan jutaan eclipse chaser global siapkan teleskop.

Cara amati mudah:

  1. Waktu terbaik: Malam 4-5 Desember, mulai terbit pukul 18:30 WIB di ufuk timur. Puncak purnama 07:14 WIB (5/12), tapi tampak penuh sejak malam sebelumnya.
  2. Lokasi ideal: Daerah minim polusi cahaya seperti Pantai Anyer (Banten), Gunung Bromo (Jatim), atau Taman Nasional Lorentz (Papua). Gunakan app seperti Star Walk atau Sky Tonight untuk arahkan.
  3. Tips aman: Foto pakai tripod dan lensa tele (minimal 200mm); hindari kacamata eclipse karena ini bukan gerhana matahari. Cuaca diprediksi cerah di Jawa, tapi pantau prakiraan BMKG untuk hujan lokal.
  4. Event khusus: Komunitas astronomi seperti Himpunan Astronomi Semesta (HAS) gelar watching party di Jakarta dan Bali—daftar gratis via Instagram @has_indonesia.
0 Komentar