KBEONLINE.ID BANDUNG – Perekrutan kiper asing Adam Przybek yang diharapkan menjadi solusi di bawah mistar gawang Persib Bandung kini mulai dipertanyakan. Sejak didatangkan pada awal musim 2025/2026, pemain asal Wales itu baru sekali tampil, yakni ketika Persib menang 2–1 atas Arema United. Selebihnya, ia lebih banyak absen karena kombinasi sanksi dan cedera yang tak kunjung pulih.
Debut Tunggal Saat Persib Menang atas Arema
Przybek akhirnya menjalani debut ketika Persib menghadapi Arema United. Dalam laga itu, ia dipercaya menjadi starter dan ikut mengamankan kemenangan 2–1. Penampilan tersebut menjadi satu-satunya catatan resmi Przybek di kompetisi musim ini. Setelah pertandingan itu, justru masalah fisik kembali muncul sehingga ia harus kembali menepi.
Absen Sejak Awal Musim Akibat Sanksi
Sebelum bisa tampil bersama Persib, Przybek lebih dulu tersandung masalah administrasi. Ia harus menjalani sanksi larangan bermain akibat kartu merah yang diterimanya saat masih membela klub lamanya. Kondisi ini membuatnya tak dapat tampil pada laga pembuka Persib di BRI Super League.
Cedera Berulang Membuatnya Terus Menepi
Baca Juga:Pengurus DKM Masjid Agung Karawang 2025–2029 Resmi Dilantik, H Aep Dorong Masjid Jadi Ruang Nyaman untuk SemuaPolantas Menyapa: Begini Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Karawang
Setelah menjalani sanksi, masalah baru muncul. Przybek mengalami cedera ligamen pada engkel kanan yang disebut sebagai cedera kambuhan. Tim medis menyebut cederanya perlu pemantauan ketat karena rentan kambuh. Cedera inilah yang membuatnya kembali absen setelah laga kontra Arema.
Dalam beberapa pekan terakhir, Persib bahkan tidak dapat menempatkan Przybek di bangku cadangan karena kondisi fisiknya belum stabil. Situasi ini memaksa pelatih Bojan Hodak terus mengandalkan Teja Paku Alam sebagai kiper utama.
Minim Kontribusi, Ekspektasi Tinggi Tak Terpenuhi
Persib awalnya merekrut Przybek untuk meningkatkan kualitas penjaga gawang dan menambah kedalaman skuad. Namun dengan hanya satu kali penampilan, kontribusinya dinilai jauh dari harapan. Absennya Przybek juga menyulitkan pelatih dalam rotasi dan perencanaan jangka panjang.
Dari sudut pandang manajemen, perekrutan pemain asing dengan kontribusi sangat minim tentu menjadi keputusan yang merugikan—baik secara teknis maupun finansial. Apalagi ekspektasi besar sudah diberikan kepadanya sejak diperkenalkan sebagai kiper baru Maung Bandung.
