Menurutnya, kesalahan-kesalahan kecil di lini belakang masih kerap terjadi, sementara di lini depan, efektivitas penyelesaian akhir belum maksimal. Hal tersebut terlihat jelas saat menghadapi Malut United, di mana Persib kesulitan mengembangkan permainan dan gagal memanfaatkan peluang.
Meski demikian, Hodak menilai perkembangan timnya tetap berada di jalur positif. Ia melihat adanya peningkatan dari pekan ke pekan yang bisa menjadi modal penting dalam persaingan menuju papan atas.
Optimisme Persib Tatap Sisa Musim
Kendati hasil belum sepenuhnya konsisten, Bojan Hodak tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia percaya Persib Bandung akan terus berkembang seiring waktu dan mampu bersaing memperebutkan posisi puncak klasemen.
Baca Juga:PSIM Yogyakarta Siap Pinjamkan Sejumlah Pemain di Paruh Musim, Ini Alasan Jean-Paul van GastelBojan Hodak Puas, Penyerang Persib Tak Hanya Tajam tapi Juga Disiplin Bertahan
“Masih ada beberapa kesalahan di lini belakang dan penyerangan. Tapi saya melihat kami sudah semakin membaik,” katanya.
Pelatih berusia 53 tahun itu bahkan optimistis Persib bisa berada di posisi teratas pada fase akhir musim.
“Saya harap di bulan Mei nanti kami berada di puncak,” tutup Bojan Hodak.
Kekalahan dari Malut United menjadi pengingat bahwa jalan Persib musim ini penuh tantangan. Namun, dengan proses evaluasi yang tepat dan konsistensi performa, Maung Bandung tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar Super League 2025-2026.
