Warung Remang-remang di Kalimalang Dibongkar, Warga: Kenapa Malah Kami, yang Lain Nggak. Ada apa ini?

Pembongkaran bangunan liar di Cikarang.
170 bangunan semi permanen diratakan dengan alat berat. Beberapa di antaranya warung remang-remang. --KBEonline.id--
0 Komentar

BEKASI, KBEonline.id – Satuan Polisi Pamong Praja kembali membongkar bangunan liar di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/12/2025). Sedikitnya 170 bangunan semi permanen itu diratakan dengan alat berat. Beberapa di antaranya warung remang-remang.

Pembongkaran ini sempat diwarnai penolakan oleh para penghuni. Mereka memertanyakan dasar pembongkaran itu. Beberapa di antaranya bahkan menuduh pembongkaran itu pilih kasih.

“Kenapa malah kami yang dibongkar, yang lain enggak. Ada apa ini?” kata salah seorang penghuni.

Baca Juga:Skema Pinjaman KUR BSI 2025 Plafon Rp50-100 Juta Lengkap Tenornya, Cek Tabel dan Syarat Pengajuan Disini!Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Desember 2025: Banyak Hadiah Menarik Gratis, Buruan Klaim Segera!

“Kami tidak pernah ada pemberitahuan, tiba-tiba dibongkar. Kami sekarang tinggal di mana,” kata penghuni lainnya yang turut berargumen.

Tidak hanya adu mulut, kontak fisik sempat terjadi antar kubu penghuni dan petugas gabungan. Namun aksi penolakan ini tidak membuahkan hasil karena bangunan tempat mereka tinggal dan membuka usaha tetap dibongkar.

Bangli yang dibongkar itu berada di bantaran sungai. Bahkan ada pula yang dibangun di bibir sungai. Meski telah dibentengi beton, mereka tetap nekat membongkar benteng itu lalu mendirikan bangunan berbahan triplek dan seng.

Beberapa di antara bangunan itu bahkan dijadikan sebagai warung remang-remang. Sejak petang hingga dini hari, kawasan ini dikenal dengan lampu gemerlap serta sejumlah wanita malam berjajar di trotoar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat imbauan dan peringat hingga tiga kali kepada para penghuni untuk membongkar bangli tempat tinggalnya. Namun imbauan itu tidak digubris sehingga tindakan tegas diterapkan.

“Ini juga melalui proses tahapan, ya. Tahapan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami sudah beberapa kali mendata, kemudian juga kami melakukan himbauan, kemudian peringatan 1, 2, dan 3. Akhirnya kami lakukan penertiban. Berdasarkan data yang kami punya, kurang lebih 170-an bangunan,” kata dia.

Selain liar, bangunan dibongkar lantaran menghambat aliran air di sungai. Lebih dari itu, seratusan bangli tersebut dinilai mencemari lingkungan. Surya mengatakan, pembongkaran akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar seluruh bangli di Kalimalang.

Baca Juga:SIKAT! Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru, 16 Desember 2025‎Keren, Atlet Senopati Taekwondo Center Cikampek Raih 12 Medali Kejurcab Taekwondo Karawang 2025

“Tujuannya pembongkaran agar tertata bersih, karena memang aliran Kalimalang ini pengalir sampai ke Jakarta, dan banyak tanpa kan baik perusahaan atau masyarakat. Jadi supaya lingkungannya bersih. Bahkan ada yang bertanya, Pak, kenapa di bibir sebelah sini saja? Ini bertahap, Pak. Jadi semua akan dibongkar,” ucap dia.

0 Komentar