KBEOnline.id – AI berkembang gila-gilaan beberapa tahun belakangan. Sekarang, hampir semua industri mulai terbiasa memakainya—termasuk dunia game. Banyak developer besar mulai terang-terangan bicara soal AI dalam proses pengembangan mereka. Salah satu yang ramai dibahas akhir-akhir ini: Kuro Games, studio di balik Wuthering Waves.
Jadi, kenapa Kuro Games jadi sorotan? Mereka baru saja buka lowongan untuk desainer spesialis AIGC (AI Generated Content). Posisi ini bakal langsung gabung sama tim pengembangan Wuthering Waves. Tugasnya nggak main-main—bantu proses produksi, bikin model 3D dan aset 2D berbasis AI.
Tapi, AI di sini bukan buat gantiin manusia sepenuhnya. Kuro Games mau pakai AI sebagai alat bantu visual. Aset-aset yang dihasilkan AI lebih dipakai buat ngebantu tim desainer utama menangkap konsep atau nyari komposisi visual dari awal. Intinya, AI bikin workflow jadi efisien, tapi keputusan desain tetap di tangan manusia.
Baca Juga:Wajib Masuk Watchlist! Anime Paling Dinantikan Winter 2026Kreator Needy Streamer Overload Umumkan Game Baru Sister Other Paranoia
Pendekatan kayak gini sebenarnya udah mulai jadi bahan obrolan di kalangan developer game besar. Larian Studios dan tim Clair Obscur: Expedition 33 juga pernah cerita soal pakai AI buat mempercepat prototyping dan eksplorasi ide. Kalau tren ini terus jalan, nggak heran nanti jadi standar baru di industri game modern.
Walaupun kelihatannya masuk akal dari sisi efisiensi, penggunaan AI di dunia kreatif tetap bikin banyak orang waswas. Banyak gamer merasa ragu—mereka susah tahu seberapa besar peran AI dalam produk akhir, apalagi kalau batas antara aset sementara dan konten final makin tipis. Masalah transparansi juga muncul; nggak semua developer mau blak-blakan soal cara mereka pakai teknologi ini.
Di tengah gempuran AI dan makin banyaknya studio yang ikut-ikutan, masa depan karya kreatif jelas bakal berubah terus. Tantangannya sekarang: gimana caranya developer tetap menjaga kepercayaan pemain, sambil memastikan kreativitas manusia tetap jadi pondasi utama dalam menciptakan pengalaman bermain yang benar-benar berkesan. (*)
