KBEOnline.id – Harga kartu grafis kelas atas bakal kembali naik gila-gilaan dalam waktu dekat. Pasar PC gaming rakitan mulai “memanas”, apalagi setelah muncul kabar kalau GeForce RTX 5090 bisa tembus harga 5.000 USD—itu sekitar 83 juta rupiah! Angka itu bukan asal tebak, tapi muncul gara-gara rencana kenaikan harga besar-besaran dari NVIDIA dan AMD yang katanya bakal kejadian beberapa bulan lagi.
Semua ini awalnya dibongkar media teknologi Korea, Newsis. Mereka bilang, lonjakan harga DRAM di pasar global jadi biang keroknya. Efeknya nggak main-main—dari GPU buat gaming sampai GPU kelas berat buat data center ikut kena imbas. AMD katanya bakal naikin harga mulai Januari 2026, dan rumor yang beredar, NVIDIA bakal nyusul di Februari 2026. Komunitas hardware udah pada rame ngomongin ini dari kemarin-kemarin.
Kenaikan harga paling ngeri bakal terasa di GPU generasi terbaru. Dari kubu NVIDIA, seri RTX 50 yang pakai arsitektur Blackwell diprediksi bakal kena paling parah. AMD juga nggak aman, lini Radeon RX 9000 berbasis RDNA 4 siap-siap ikut naik. Yang bikin geleng-geleng, kenaikannya nggak cuma sekali. Harga GPU kemungkinan bakal terus naik tiap bulan setelah awal 2026.
Baca Juga:Teknologi AI Upscale: Penyelamat Performa atau Sekadar Gimmick?ARC Raiders Sudah Lama Rilis, Tapi Pemainnya di Steam Masih Ramai
Padahal, beberapa bulan terakhir harga VGA sempat adem gara-gara promo akhir tahun dan diskon gede-gedean. Tapi sayangnya, itu cuma sementara. Begitu masa promo habis, harga kartu grafis diprediksi bakal langsung melompat, bahkan tembus rekor baru, apalagi buat model flagship yang jadi incaran gamer dan kreator.
Semua mata sekarang tertuju ke RTX 5090. GPU ini awalnya dijual resmi sekitar 2.000 USD atau 33 juta rupiah. Tapi kabar terbaru bilang, harganya bisa melonjak sampai 2,5 kali lipat. Kalau benar kejadian, RTX 5090 bakal jadi kartu grafis gaming termahal sepanjang sejarah. Status kayak begini pasti bikin dunia gamer heboh, pro-kontra udah pasti nggak terelakkan.
Sumber dari industri juga bocorin, sekarang biaya produksi GPU paling besar justru di komponen memori—bahkan bisa nyampe 80 persen lebih dari total biaya! Sementara itu, permintaan GPU buat AI dan komputasi berat makin gila, stok GPU buat konsumen makin tipis. Dampaknya jelas: kartu grafis makin langka di pasaran.
