KBEOnline.id – Game interaktif bertema superhero, Dispatch, bukan cuma dipuji soal kualitas—penjualannya juga gila-gilaan. Selama 2025, Dispatch terjual lebih dari 3 juta copy di seluruh dunia. Ini makin keren karena sebelumnya Dispatch udah dapet rating tinggi, 89 persen dari berbagai media dan para pemain.
AdHoc Studio sendiri yang ngumumin angka penjualan ini lewat infografik animasi di Bluesky. Datanya bikin melongo: total panggilan yang dijawab di dalam game tembus 727 juta, dan superhero yang dikirim ke misi udah lebih dari 1 miliar kali. Di luar gamenya sendiri, Dispatch juga udah ditonton sekitar 23 juta jam di YouTube dan Twitch. Angka segede ini jarang banget buat game interaktif yang modalnya pilihan cerita.
Yang paling seru tuh statistik soal cara pemain menamatkan game. Dari jutaan pemain, cuma sekitar 164 ribu orang yang berhasil tamat tanpa pacaran sama karakter mana pun. Kalau dihitung, itu cuma lima persen dari total pemain.
Baca Juga:Harada Stop Garap Tekken, Akhir Era Game Fighting Legendaris?AI Bikin Gila! RTX 5090 Diramal Dijual sampai Rp83 Juta
Kebalikannya, jalur romansa jelas jadi favorit. Hampir 2 juta pemain milih menjalin hubungan dengan Invisigal, sementara sekitar 1 juta lagi jatuh hati ke Blazer. Jelas banget, unsur romansa masih jadi magnet, bahkan di game superhero yang gameplay-nya penuh pilihan.
Ada satu fakta menarik lagi. Waktu masih dikembangin, Dispatch sebenarnya hampir tampil lebih “berani.” Tim developer sempat bikin beberapa adegan dewasa, tapi akhirnya dipotong sebelum game rilis. Mereka pengen fokus ke cerita utama, karakter, dan efek pilihan pemain ke alur game.
Ngeliat semua pencapaian ini, sukses Dispatch terasa spesial banget. Proses develop-nya penuh tantangan, tapi Dispatch berhasil rilis dengan penjualan tinggi dan sambutan yang luar biasa dari pemain. Game ini bukti, narasi kuat, cerita bercabang, dan bumbu romansa masih punya tempat besar di industri game zaman sekarang. (*)
