KBEOnline.id – Fist of the North Star: Hokuto no Ken, anime legendaris yang pernah merajai era 80-an, siap bangkit lagi. Baru-baru ini, mereka merilis visual utama kedua untuk proyek adaptasi terbarunya yang dijadwalkan tayang pada 2026. Kali ini, serial ini hadir sebagai remake modern dari manga klasik karya Buronson dengan ilustrasi tajam dari Tetsuo Hara.
Kisahnya masih berpusat pada Kenshiro, pewaris jurus maut Hokuto Shinken. Dunia yang hancur gara-gara perang nuklir jadi latar utama—kacau, penuh kekerasan, dan hukum rimba. Di tengah semua itu, Kenshiro melangkah sebagai penyelamat untuk mereka yang tertindas.
Buat yang belum tahu, manga Fist of the North Star pertama kali muncul di Weekly Shonen Jump dari 1983 sampai 1988. Popularitasnya meledak di tahun-tahun itu, sampai akhirnya diadaptasi jadi dua musim anime TV dan satu film layar lebar. Setelah itu, franchise ini nggak pernah benar-benar mati. Tahun 2006 sampai 2008, mereka hadir lagi lewat seri OVA dan film dengan total lima episode.
Baca Juga:Wandering Witch: The Journey of Elaina Kembali, Kali Ini Lewat Film!Switch 2 Dapat Monster Hunter Wilds? Rumornya Lagi Panas!
Hokuto no Ken nggak berhenti hanya di anime. Ceritanya juga berkembang ke media lain: film live-action tahun 1995, drama panggung, sampai aneka video game. Bahkan sempat ada novel berjudul Hokuto no Ken: Jubaku no Machi yang diterbitkan pada 1996 dan diadaptasi jadi OVA tiga episode, New Fist of the North Star, yang tayang 2003-2004.
Yang menarik, jagat Hokuto no Ken terus tumbuh lewat proyek-proyek unik. Salah satunya adaptasi motion comic manga spin-off komedi Elegy for the Henchmen: Fist of the North Star, yang bakal tayang perdana 5 Januari dengan judul Fist of the North Star: Elegy of Ken-Oh’s Army Grunts. Di sini, nuansanya lebih ringan dan kocak, menawarkan sudut pandang baru.
Untuk adaptasi anime terbaru yang bakal tayang 2026, deretan stafnya nggak main-main. Hiroshi Maeda duduk di kursi sutradara—namanya dikenal lewat Genesis of Aquarion. Penulis seri kali ini Kazuhiko Inukai, Kazuma Ogasawara jadi asisten sutradara, dan Naoki Hisatsune menggarap desain karakter. Koji memegang posisi sutradara animasi, sementara musik dipercayakan ke Yuki Hayashi, komposer yang udah terkenal lewat My Hero Academia. Studio TMS Entertainment memimpin produksi, didukung NIA Animation dan Kishida Studio BACU.
