Terkait langkah ke depan, Asep menyebut akan melakukan konsultasi jika nantinya dokumen tersebut telah diterimanya. Ia menegaskan belum bisa mengambil keputusan apa pun selama belum melihat langsung laporan resmi hasil seleksi.“Kalau nanti sudah sampai ke saya, baru saya komunikasikan lagi dengan dinas terkait, termasuk BKPSDM. Karena sampai sekarang saya belum menerima apa-apa,” tegasnya.
Meski demikian, Asep memastikan roda pemerintahan di tahun 2026 tetap berjalan normal meski sejumlah jabatan masih kosong. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dari pejabat yang relevan.“Pemerintahan harus tetap berjalan. Kan sekarang masih diisi dengan Plt-Plt. Kemarin juga kita isi lagi dengan sekretaris dinas yang memang sudah memidangi. Jadi kita isi dulu,” jelasnya.
Menanggapi kekhawatiran para pejabat yang telah mengikuti open bidding namun belum juga dilantik, Asep meminta seluruh ASN tetap fokus bekerja dan menjalankan tugasnya dengan baik.
Baca Juga:ASN Kabupaten Bekasi Diminta Lebih Disiplin, Plt Bupati Asep: Saya Bangun Jam 4Bibir Gelap? B ERL Lip Stain Cover Total Tahan 8 Jam, Nggak Luntur Makan Pedes!
“Sekarang kerja saja dulu. Kita rapihkan dulu. Jangan ke mana-mana pikirannya,” ujarnya singkat.
Dalam kesempatan yang sama, Asep juga mengungkapkan perhatiannya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ia mengaku telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke instansi tersebut.
“Saya sidak ke DPMPTSP karena saya ingin pelayanan satu pintu betul-betul berjalan. Nilai MCP kita kan turun sampai 80, saya ingin tingkatkan lagi. Targetnya kalau bisa sampai 90,” katanya.
Menurut Asep, terdapat delapan area yang menjadi fokus pembenahan, mulai dari perizinan, pelayanan dasar, hingga pembinaan kepegawaian.“Semua itu akan kita benahi secara bertahap,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menyayangkan belum terisinya delapan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ia berharap kekosongan tersebut dapat segera diisi agar kinerja pemerintahan dan pelayanan publik berjalan lebih maksimal.
