BEKASI, KBEONLINE.ID – Seorang remaja berusia 15 tahun nekat kabur dari rumahnya saat mengetahui akan disunat. Peristiwa unik sekaligus mengharukan itu terjadi di Kampung Pekopen, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (5/1) siang.
Remaja bernama Farid itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi setelah hampir tiga jam upaya bujuk rayu dilakukan. Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 12.50 WIB hingga 16.05 WIB.
Peristiwa bermula saat orang tua Farid mengaku kewalahan membujuk sang anak yang terus menolak disunat. Merasa buntu, keluarga akhirnya menghubungi petugas Disdamkarmat untuk meminta bantuan mediasi.
Baca Juga:Camat Ciksel Mitigasi Bencana Banjir di Villa Mutiara 2 Cikarang Selatan Rekomendasi Drakor Baru Januari 2026 yang Wajib Kamu Tonton, Ada Fantasy dan Romcom!
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi langsung meluncur ke lokasi. Namun setibanya di rumah Farid, remaja itu justru melarikan diri ke salah satu rumah warga karena ketakutan.
“Pas kami datang ke rumahnya, anaknya kabur. Kami tunggu sampai dia datang lagi, lalu dibujuk oleh tim. Anaknya bilang takut. Jadi usianya sudah 15 tahun tapi masih takut disunat,” ujar Komandan Regu 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih, di Cibitung, Senin (5/1).
Proses pembujukan tidak berjalan mudah. Dua petugas Disdamkarmat bahkan harus bersusah payah menggiring Farid yang sempat memberontak dan beberapa kali terlepas dari pegangan petugas karena menolak disunat.
Meski demikian, dengan pendekatan persuasif dan komunikasi yang menenangkan, petugas akhirnya berhasil meyakinkan Farid. Remaja tersebut kemudian bersedia dibawa menggunakan armada Disdamkarmat menuju lokasi sunat.
“Akhirnya dia mau kami bawa dengan armada yang sudah disiapkan ke lokasi di Kampung Bulak Temu, tempat Haji Amung. Alhamdulillah sekarang sudah selesai disunat,” tutup Musa. (Iky)
