‎Tak Hanya Rusak Atlas Karaoke Cikarang, Pengelola Diintimidasi hingga ke Rumah, Diduga Diperintah WNA

Pengelola Karaoke Atlas Anita
Pengelola Karaoke Atlas Anita
0 Komentar

KBEONLINE KABUPATEN BEKASI – Aksi pengerusakan disertai pencurian terjadi di tempat usaha Karaoke Atlas di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tersebut dilakukan oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 30 hingga 50 orang dan diduga atas perintah seorang warga negara asing (WNA) bernama Kim.

‎Pengelola tempat usaha karaoke Atlas, Anita mengaku tidak mengetahui motif pasti pengerusakan tersebut. Namun, akibat kejadian itu dirinya merasa sangat terganggu, tidak nyaman, dan mengalami trauma psikologis yang mendalam.

‎“Saya sangat trauma. Mental dan psikis saya terganggu. Sampai sekarang masih ketakutan,” ujar Anita kepada Cikarang Ekspres, Rabu (7/1).

Baca Juga:Sekretaris Komisi IV DPRD Karawang Asep Ibe Minta Manajemen Theatre Night Mart Patuhi Aturan‎Peduli Kesehatan Perempuan, Kebidanan Unsika Gelar Pemeriksaan Deteksi Dini HPV Gratis

‎Tak hanya di lokasi usaha, pihaknya juga mengaku mendapat intimidasi hingga ke rumah. Ancaman tersebut disebut turut menyasar anggota keluarganya, termasuk anak anita.

‎“Mereka datang ke rumah. Anak saya juga diancam. Kami sekeluarga merasa ketakutan,” katanya.

‎Dalam kejadian itu, Anita juga mengalami kekerasan fisik. Ia mengaku ditendang oleh salah satu pelaku hingga mengalami luka di bagian tangan. Meskipun, pihaknya tidak melihat secara langsung adanya senjata tajam yang digunakan saat kejadian.

‎Selain pengerusakan, para pelaku diduga melakukan pencurian dengan mengambil seluruh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.

‎“CCTV diambil semua, sekitar 20 unit. Kunci juga dirusak. Itu jelas untuk menghilangkan barang bukti,” ucapnya.

‎Uang tunai sebesar Rp25 juta yang berada di kasir juga dilaporkan hilang. Seluruh kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

‎Sementara itu, Kuasa hukum Anita, Togap Leonard Panggabean menyatakan, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi. Pihaknya mengaku sudah beberapa kali melaporkan dugaan tindak pidana yang melibatkan Kim ke aparat penegak hukum.

Baca Juga:B ERL Healthy Glaze Cushion, 1 Tepuk Glowing Sehat, Muka "Hidup" Seharian Tanpa Ribet!Tren Keren Dari Generasi Z: Tinggalkan Alkohol Dengan Banyak Olahraga!

‎“Ini sudah berulang kali terjadi. Kami sudah pernah melaporkan ke Polres Metro Bekasi, namun kembali terulang,” katanya.

‎Menurut Togap, Kim sebelumnya bekerja sebagai direktur di perusahaan tersebut. Namun yang bersangkutan telah diberhentikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena tidak dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan perusahaan.

0 Komentar