Tembus 100 Pertandingan, Ze Valente Ungkap Kunci Bertahan di Super League

PSIM Yogyakarta
Tembus 100 Pertandingan, Ze Valente Ungkap Kunci Bertahan di Super League
0 Komentar

“Kondisi fisik yang prima, kualitas teknik, dan konsistensi adalah hal tersulit. Anda tidak akan bertahan di Indonesia jika tidak memahami tiga pilar ini,” jelasnya.

Menurut Ze, ketiga aspek tersebut saling berkaitan. Kualitas teknik saja tidak cukup tanpa fisik yang kuat, dan keduanya akan sia-sia jika tidak dibarengi konsistensi.

Pesan Ayah Jadi Sumber Motivasi

Motivasi terbesar Ze Valente ternyata datang dari pesan sederhana namun bermakna dari sang ayah sejak ia masih kecil. Pesan itu terus terngiang setiap kali ia melangkah ke lapangan.

Baca Juga:Marcos Reina Pede Persik Bisa Tumbangkan Arema Usai Tahan PersibJelang Duel Klasik, Dua Amunisi Muda Persija Siap Kerja Keras Lawan Persib

“Sejak saya masih sangat muda, ayah saya berkata, satu-satunya cara kamu bisa mengubah hidupmu adalah dengan membuat perbedaan di hari Minggu atau hari pertandingan,” tuturnya.

Ze pun sepakat dengan filosofi tersebut. Baginya, kerja keras di latihan adalah kewajiban pribadi, tetapi penilaian sesungguhnya datang saat pertandingan berlangsung.

“Tidak ada yang peduli soal latihan untuk menjaga kebugaran. Anda harus melakukannya untuk diri sendiri. Di hari pertandingan, saat itulah semua orang menilai Anda,” tegasnya.

Fokus Utama: Selamatkan PSIM

Meski telah mencapai tonggak pribadi yang istimewa, Ze Valente menegaskan fokus utamanya kini adalah membantu PSIM Yogyakarta bertahan di BRI Super League 2025-2026. Ia ingin kontribusinya benar-benar berdampak bagi tim.

“Target saya jelas, mempertahankan PSIM di kasta tertinggi. Itu yang paling penting bagi saya saat ini,” pungkasnya.

0 Komentar