KBEONLINE.ID– Pergeseran gaya hidup besar sedang terjadi di kalangan generasi Z. Di banyak negara, bisnis minuman beralkohol mulai menunjukkan grafik menurun. Anak muda kini tidak lagi melihat alkohol sebagai simbol pergaulan. Sebaliknya, mereka makin bangga memamerkan kebugaran tubuh, aktivitas sehat, dan hobi olahraga yang beragam.
Bagi Gen Z, kebiasaan minum alkohol dianggap mahal, merusak tubuh, dan tidak sesuai dengan kesadaran kesehatan mental yang mereka anut. Nongkrong produktif tanpa mabuk-mabukan menjadi pilihan baru. Tren inilah yang perlahan mengubah wajah pergaulan modern.
Seiring menurunnya minat terhadap alkohol, muncul fenomena baru: anak muda berlomba-lomba aktif bergerak. Beberapa jenis olahraga bahkan menjadi identitas sosial baru bagi mereka. Berikut tren aktivitas fisik yang sedang digandrungi generasi Z.
Baca Juga:Rieke Diah Pitaloka Alias Oneng Terancam Dipanggil KPK, PDIP Langsung Protes KerasBupati Aep Terima Tanda Kehormatan dari Presiden, Karawang Masuk 10 Besar Produksi Beras Nasional
Olahraga Lari: Lagi Naik Daun di Mana-Mana
Lari menjadi olahraga paling sederhana yang justru paling booming. Hampir di tiap kota besar, komunitas lari bermunculan dengan cepat. Bagi banyak Gen Z, lari bukan cuma soal membakar kalori, tapi juga ajang membangun kebiasaan disiplin.
Namun realitanya, tren lari ini punya dua wajah. Ada kelompok yang benar-benar serius berlari demi kesehatan, mengejar pace, jarak tempuh, dan target pribadi. Di sisi lain, ada juga tipe pelari yang lebih fokus menjadikan momen car free day sebagai ajang adu outfit olahraga.
Fenomena adu gaya ini tidak sepenuhnya negatif. Justru banyak anak muda awalnya tertarik olahraga karena ingin tampil keren lebih dulu, lalu perlahan benar-benar menikmati aktivitas larinya. Yang jelas, bar tidak lagi menjadi tempat kumpul favorit. Trek lari, stadion, dan taman kota kini mengambil alih.
Olahraga Sepeda: Gowes Jadi Pilihan Nongkrong Sehat
Selain lari, bersepeda juga kembali populer. Gowes dianggap sebagai olahraga yang fun dan tidak terlalu menguras tenaga. Banyak anak muda memilih berkeliling kota sambil menikmati kopi atau sarapan sehat setelahnya.
Sepeda memberi pengalaman sosial yang berbeda dibandingkan alkohol. Mereka bisa berbincang sepanjang perjalanan, merencanakan rute bar non alkohol
Perlengkapan sepeda seperti helm, jersey, hingga sepatu khusus juga menjadi bagian dari gaya hidup. Lagi-lagi, unsur estetik tetap melekat, tapi dengan manfaat kesehatan yang nyata. Hangover diganti dengan rasa capek yang bikin tidur lebih nyenyak.
