Kapolri Panen 743.522 Ton Jagung di Seluruh Indonesia 

Panen raya
Kapolri Panen 743.522 Ton Jagung di Seluruh Indonesia. --KBEonline--
0 Komentar

Panen raya ini digelar sebagai pembuka dari keseluruhan panen yang akan dilakukan di lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 743.522 ton di seluruh Indonesia.

Sedangkan pada hari pertama ini, panen raya serentak ini dilakukan di lahan seluas 1.191 hektar dengan estimasi produksi mencapai 4.765 hingga 11.912 ton jagung seluruh Indonesia.

Di Cikarang, panen dilakukan di area seluas 25 hektar binaan Polda Metro Jaya. Diperkirakan ada sedikitnya 100 ton jagung yang dipanen. Jagung ini berjenis pipilan kering dengan kadar air 14 persen. Di kawasan ini, lahan rencananya akan diperluas hingga 50 hektar.

Baca Juga:Rumah Makan Padang di Bogor Habis Dilalap Si Jago Merah, Satu Orang Alami Luka Bakar, Pemilik Rugi 100 JutaKode Redeem Free Fire Hari Ini 8 Januari 2026, Sikat Langsung Sebelum Habis!

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Inspektur Jenderal Anwar mengatakan, dalam program swasembada pangan ini kepolisian melibatkan sedikitnya 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani di seluruh Indonesia.

“Polri senantiasa mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung, melalui Gugus Tugas Polri di bidang ketahanan pangan dengan melaksanakan berbagai kegiatan dan inovasi strategis serta masif dan berkelanjutan,” kata Anwar.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah mencapai swasembada beras dan jagung. Ia menyebut produksi jagung nasional tahun 2025 mencapai 16,11 juta ton, dengan tingkat konsumsi sebesar 15,60 juta ton, sehingga terjadi surplus hampir setengah juta ton.

“Dari total produksi nasional tersebut, sekitar 3,5 juta ton dihasilkan dari kontribusi Kepolisian Republik Indonesia atau sekitar 20 persen,” ujar Titiek.

Titiek berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar Indonesia dapat mengekspor jagung pada 2026 serta memperluas swasembada ke komoditas lain seperti kedelai, gula, garam, dan bawang putih.

“Ke depan, kita berharap bisa swasembada kedelai, gula, garam, hingga bawang putih,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar