Bernardo Tavares secara terbuka mengingatkan bahwa Persebaya belum pernah meraih kemenangan atas Malut United.
“Sekarang kita akan bermain melawan Malut United. Persebaya belum pernah menang melawan Malut United,” ungkapnya.
Pada musim lalu, Persebaya bahkan harus menelan kekalahan 0-2 saat bermain di kandang sendiri, sebelum hanya mampu bermain imbang tanpa gol di putaran kedua.
Baca Juga:Jelang Lawan PSM Makassar, Thijmen Goppel: Bali United Optimistis Curi Tiga PoinTekad Tomas Trucha Antar PSM Akhiri Tren Buruk
Malut United Dinilai Tim Paling Sulit Dikalahkan
Kewaspadaan Bernardo Tavares semakin beralasan jika melihat performa Malut United musim ini. Tim asal Indonesia Timur tersebut saat ini bertengger di empat besar klasemen dengan raihan 34 poin dan dikenal sebagai salah satu tim paling konsisten.
Menurut Tavares, kekuatan Malut United tidak hanya bergantung pada pemain asing, tetapi juga ditopang oleh deretan pemain lokal berpengalaman.
“Malut United akan menjadi tim yang sulit. Mereka punya pemain berpengalaman seperti Tyronne, Ciro, Yakob, Yance, dan juga pemain lokal yang bagus. Mereka sedang dalam kondisi prima dan merupakan tim yang paling jarang kalah,” pungkasnya.
Dengan segala tantangan yang ada, laga kontra Malut United akan menjadi ujian awal filosofi Bernardo Tavares bersama Persebaya. Hasil pertandingan ini diyakini akan menjadi tolok ukur sejauh mana Bajul Ijo siap bersaing di papan atas Super League musim ini.
