kbeonline.id – Bali United FC menatap laga tandang kontra PSM Makassar dengan penuh keyakinan. Pertandingan Pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026 yang akan digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026) malam, menjadi momentum penting bagi Serdadu Tridatu untuk memperbaiki posisi di papan klasemen sekaligus menutup putaran pertama dengan hasil maksimal.
Menghadapi atmosfer panas Parepare dan tekanan suporter tuan rumah, Bali United justru datang membawa optimisme tinggi. Performa tim yang kian stabil dalam beberapa pekan terakhir menjadi modal berharga jelang duel krusial ini.
Modal Kuat dari Konsistensi Pertahanan
Salah satu faktor utama yang membuat Bali United percaya diri adalah solidnya lini pertahanan mereka. Dalam lima pertandingan terakhir, Bali United menunjukkan kestabilan permainan, terutama dalam menjaga kedalaman dan organisasi bertahan. Catatan tersebut menjadi sinyal positif bahwa tim asuhan Johnny Jansen berada dalam tren yang tepat.
Baca Juga:Tekad Tomas Trucha Antar PSM Akhiri Tren BurukPendekar Cisadane Siap Hentikan Laju Borneo FC di Penutup Putaran Pertama
Saat ini Bali United menempati posisi ke-8 klasemen sementara dengan raihan 24 poin. Meski belum sepenuhnya menembus papan atas, jarak poin yang masih cukup rapat membuat setiap pertandingan, termasuk laga kontra PSM, memiliki nilai strategis yang sangat besar.
“Semoga kami bisa meraih tiga poin di sini, di Parepare,” ujar pelatih Bali United, Johnny Jansen, penuh harap.
Johnny Jansen Fokus pada Permainan Tim Sendiri
Pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu larut dalam menganalisis kondisi lawan. Baginya, kunci kemenangan terletak pada bagaimana Bali United menjalankan rencana permainan mereka sendiri di atas lapangan.
“Saya tidak terlalu fokus pada kondisi tim lawan. Mereka adalah tim yang bagus, apalagi bermain di kandang. Kami tahu laga ini akan berat,” ungkap Jansen.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberanian untuk menguasai bola dan menciptakan peluang meski bermain di kandang lawan. Menurutnya, pendekatan proaktif menjadi cara terbaik untuk membawa pulang kemenangan.
“Kami akan berusaha memainkan bola, menciptakan peluang, dan mencetak gol agar bisa meraih kemenangan,” tambahnya.
