KBEOnline.id – Walaupun cacar air bisa sembuh dengan sendirinya, tapi mengobati cacar air dengan perawatan rumahan yang tepat biasanya tetap dibutuhkan untuk mempercepat penyembuhan cacar air serta mencegah komplikasi dan gatal.
Penyakit menular ini biasanya menyerang anak-anak, tetapi tak jarang orang dewasa juga terkena cacar air.
Berikut ini ada beragam obat cacar air yang bisa digunakan:
1. Antihistamin untuk meredakan gatal
Kalau gatal pada ruam cacar air tak bisa dikendalikan, kamu bisa minum obat antihistamin yang dijual bebas, seperti diphenhydramine.
Obat ini hanya perlu diminum saat gejala gatal masih dirasakan.
Baca Juga:Skema KUR BRI 2026 untuk Pinjaman 50 – 55 Juta, Cek Syarat dan Tabel AngsurannyaBikin Nagih-Balik Lagi, Wajib Coba 10 Jajanan Pasar hingga Hidangan Kekinian Favorit dan Enak di Bandung
Pilihan obat cacar air di apotek lain yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gatal adalah cetirizine, fexofenadine, dan loratadine.
Tapi, pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tercantum pada label atau minum obat sesuai dosis yang ditentukan oleh dokter.
2. Losion kalamin
Selain antihistamin, kamu juga bisa mengoleskan losion kalamin pada area kulit yang gatal.
Losion ini bisa kamu beli secara bebas dan dapat digunakan pada anak.
Tapi, tetap waspada saat menggunakan losion kalamin agar tidak terkena mata, mulut, hidung, serta alat kelamin.
3. Paracetamol
Bukan hanya ruam kemerahan yang gatal, cacar air juga dapat menyebabkan demam, sakit kepala, nafsu makan hilang, hingga nyeri otot.
Untuk mengatasinya, kamu bisa minum obat paracetamol.
Paracetamol juga mampu meringankan rasa sakit akibat luka cacar air yang muncul di kulit atau mulut.
Baca Juga:SIKAT! 29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini, 9 Januari 2026Libatkan Tokoh Agama, ATR/BPN Karawang Penyelesaian Sertipikasi Tanah Wakaf
Obat ini biasanya aman untuk semua orang, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak di atas 2 bulan.
4. Obat antivirus
Jika kamu berisiko terkena cacar air yang parah, dokter biasanya akan meresepkan obat antivirus, yaitu acyclovir.
Obat cacar air ini bisa mengurangi keparahan gejala jika diberikan dalam waktu 24 jam setelah ruam pertama kali muncul.
Obat antivirus juga berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi cacar air, seperti pneumonia, infeksi otak, gangguan hati, serta infeksi kulit.
Kelompok orang yang lebih berisiko terkena komplikasi cacar air yaitu anak berusia kurang dari 1 tahun, ibu hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
