kbeonline.id – Laga Madura United FC kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026 bukan sekadar pertandingan biasa. Duel yang akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Sabtu malam (10/1/2026), sarat dengan nuansa emosional dan makna historis bagi keluarga besar Laskar Sape Kerrab.
Pertandingan ini bertepatan dengan momen istimewa, yakni perayaan ulang tahun ke-10 Madura United FC. Selain itu, Presiden klub Achsanul Qosasi juga merayakan hari lahirnya di tanggal yang sama. Kombinasi dua momentum besar tersebut membuat laga melawan PSIM Yogyakarta menjadi sangat spesial dan penuh harapan, terutama bagi para pendukung setia Madura United.
Tekad Pelatih Persembahkan Kemenangan untuk Suporter
Pelatih Madura United, Carlos Eduardo Biasi Parreira, menyadari betul besarnya arti pertandingan ini. Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa seluruh elemen tim memikul tanggung jawab moral untuk memberikan hadiah terbaik kepada suporter pada hari bersejarah ini.
Baca Juga:Hasil Super League: Gol Cepat dan Drama Kartu Merah Antar Bali United Taklukkan PSMArema FC Mandul Tanpa Dalberto, Marcos Santos Dorong Tambahan Striker di Putaran Kedua
“Besok adalah hari besar dalam sejarah klub. Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi tentang kebanggaan dan tanggung jawab kami kepada Madura United dan para pendukungnya. Semua pemain memahami hal ini, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan kado indah bagi fans,” ujar Carlos dalam konferensi pers, Jumat (9/1/2026).
Ia menegaskan bahwa persiapan tim tidak dilakukan secara setengah-setengah. Madura United melakukan persiapan detail, baik dari sisi taktik, fisik, maupun mental pemain demi memastikan tim tampil maksimal di laga krusial tersebut.
Persiapan Matang Jadi Modal Optimisme
Carlos Parreira menyebut persiapan Madura United jelang laga ini berjalan sesuai rencana. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran berharga agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Persiapan kami sangat detail. Kami sudah menganalisis kekuatan dan kelemahan lawan, serta memperbaiki aspek permainan kami sendiri. Dengan persiapan seperti ini, kami sangat percaya diri untuk meraih tiga poin,” tambahnya.
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Madura United ingin bangkit setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya, sekaligus menutup putaran pertama dengan hasil positif di hadapan publik sendiri.
