KBEOnline.id – LEGO benar-benar bikin gebrakan di CES 2026. Mereka akhirnya merilis smart brick—balok pintar pertama yang bikin dunia LEGO berubah total. Orang-orang langsung bilang ini lompatan terbesar LEGO dalam puluhan tahun. Bayangin, mainan konstruksi legendaris ini masuk ke era interaktif tapi tetap mempertahankan bentuk fisiknya yang klasik. Nostalgia dapat, teknologi juga dapat.
Dari luar, smart brick ini kelihatan kayak balok LEGO biasa, nggak ada bedanya. Tapi begitu tahu isinya, wah—penuh teknologi canggih. Balok ini bisa “ngobrol” sama balok pintar dan minifigure lain di sekitarnya. Kalau disatukan, mereka langsung saling mengenali dan kasih efek cahaya atau suara secara otomatis. Semua terhubung pakai Bluetooth. Ada sensor gerak juga, jadi waktu kamu muter atau geser baloknya, mereka langsung bereaksi.
LEGO juga ngasih fitur pengisian daya nirkabel berbasis induksi. Artinya, nggak ada lagi kabel-kabel yang bikin ribet waktu main. Setiap minifigure pintar punya karakter digital sendiri—suaranya beda-beda, reaksinya juga unik, jadi semuanya terasa hidup dan seru.
Baca Juga:Samsung dan LEGO Jadi Bintang di 5 Teknologi Paling Unik CES 2026Fatal Fury: City of the Wolves Ngasih Sinyal Bakal Crossover sama Fist of the North Star
LEGO ngasih nama teknologi ini LEGO Smart Play System. Mereka bangga banget, bilang ini inovasi terpenting sejak minifigure pertama muncul di tahun 1978. Smart brick ini bakal rilis Maret 2026, lengkap dengan fitur pemindai warna, generator suara, dan tentu saja, wireless charging.
Buat awal, LEGO bakal keluarin figur-figur pintar bertema Star Wars: Darth Vader, Luke Skywalker, sama Princess Leia. Setiap karakter dibuat punya kepribadian digital yang bisa berubah sesuai jalannya permainan. Jadi, nggak cuma bentuknya aja yang keren, interaksinya juga makin asik.
LEGO nggak main-main soal tujuan mereka. Mereka pengen smart brick ini bikin anak-anak (dan orang dewasa, jujur aja) kembali main bareng secara kreatif tanpa harus nempel terus sama layar. Dengan balok pintar ini, LEGO menawarkan cara baru buat bercerita, berimajinasi, dan seru-seruan bareng di tengah dunia yang makin digital. (*)
