kbeonline.id – PSIM Yogyakarta memastikan tidak akan datang sebagai pelengkap pesta saat menghadapi Madura United FC pada pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026. Laga tandang yang akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) pukul 19.00 WIB itu justru menjadi momentum penting bagi Laskar Mataram untuk terus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
Pertandingan ini terasa istimewa bagi Madura United karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 klub. Namun bagi PSIM, atmosfer perayaan tersebut tidak akan mengendurkan ambisi mereka untuk membawa pulang hasil maksimal dari Pulau Madura.
Bukan Kali Pertama Jadi “Tamu Spesial”
Laga melawan Madura United menjadi kali ketiga PSIM Yogyakarta berstatus sebagai tamu di momen ulang tahun klub lawan. Sebelumnya, tim asal Kota Gudeg itu juga sempat menghadapi Persis Solo dan Persija Jakarta dalam situasi serupa.
Baca Juga:Madura United Siap Persembahkan Kado Spesial di Hari Jadi ke-10 KlubHasil Super League: Gol Cepat dan Drama Kartu Merah Antar Bali United Taklukkan PSM
Meski begitu, pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menegaskan bahwa pengalaman tersebut justru membuat timnya semakin matang dalam menyikapi tekanan non-teknis yang muncul dari atmosfer pertandingan spesial.
“Ini bukan pertama kalinya kami datang ke pertandingan di mana tim lawan sedang merayakan momen penting. Kami menghormati Madura United dan ulang tahun mereka, tetapi kami datang ke sini untuk bertanding, bukan untuk ikut merayakan,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Target Jelas: Lawan dengan Performa Terbaik
Jean Paul van Gastel menekankan bahwa PSIM tetap mengusung target jelas, yakni memberikan perlawanan terbaik dan memburu hasil maksimal. Menurutnya, profesionalisme tim harus tetap dijaga, terlepas dari suasana emosional yang mengiringi laga.
“Target kami jelas. Kami ingin tampil kompetitif dan memberikan perlawanan terbaik. Setiap pertandingan penting, termasuk laga ini,” tegasnya.
Ia juga mengakui bahwa persiapan PSIM tidak sepenuhnya ideal karena jadwal perjalanan panjang dari Yogyakarta ke Pamekasan. Namun kondisi tersebut tidak mengubah fokus tim dalam menjalankan rencana permainan yang telah disusun.
Absennya Pemain Tak Ganggu Fokus Tim
PSIM Yogyakarta juga harus menghadapi kenyataan absennya beberapa pemain pilar akibat cedera. Meski demikian, Jean Paul memastikan bahwa situasi tersebut bukan hal baru bagi timnya.
