Carlos Parreira Kecewa, Keputusan Wasit Disorot Usai Madura United Kalah

Carlos Parreira
Carlos Parreira
0 Komentar

Carlos bahkan mengaku telah melihat ulang tayangan video insiden tersebut. Meski membuka kemungkinan dirinya keliru, ia tetap yakin bahwa berdasarkan pemahaman terhadap Laws of the Game, gol tersebut layak disahkan.

“Saya melihatnya di video. Mungkin saya salah dan kalau saya salah, saya minta maaf. Tapi ini yang saya pelajari dari peraturan sepak bola,” tambahnya.

Tetap Hormati Wasit dan Fokus ke Depan

Meski kecewa, Carlos Parreira menegaskan tidak ingin berlarut-larut menyalahkan wasit. Ia mengingatkan bahwa wasit juga manusia yang bisa melakukan kesalahan, termasuk perangkat VAR yang bertugas membantu pengambilan keputusan.

Baca Juga:Hasil Super League: Drama VAR dan Tiga Kartu Merah Warnai Kemenangan PSIM atas Madura UnitedHasil Super League: Persebaya Taklukkan Malut United 2-1, Gali Freitas Jadi Pembeda

“Saya sangat percaya kita punya satu wasit di lapangan dan dua di VAR. Tapi bagaimana tiga orang ini bisa membuat kesalahan seperti itu,” ujarnya dengan nada heran.

Carlos menyadari bahwa jika gol Balotelli disahkan, jalannya pertandingan bisa saja berubah. Namun, ia menolak menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama kekalahan timnya.

“Kalau gol itu disahkan, mungkin permainan akan berbeda. Tapi kami tidak boleh mencari-cari alasan,” tegasnya.

Evaluasi Menjadi Fokus Madura United

Menutup pernyataannya, Carlos Parreira mengajak seluruh pemain Madura United untuk segera bangkit. Ia menekankan pentingnya kerja keras, evaluasi menyeluruh, dan mencari solusi terbaik agar tim bisa tampil lebih baik di laga-laga berikutnya.

Kekalahan dari PSIM Yogyakarta menjadi pukulan bagi Madura United yang kini masih terjebak di papan bawah klasemen. Namun, Carlos optimistis dengan pembenahan yang tepat, Laskar Sape Kerrab mampu keluar dari situasi sulit dan kembali bersaing di BRI Super League 2025-2026.

0 Komentar