KBEONLINE.ID CIKARANG SELATAN – Sejumlah bener bakal calon Kepala Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi kian menjamur di sejumlah titik. Padahal tahapan-tahapan hingga masa kampanye Pikades belum dimulai.
Pantauan Cikarang Eksperes (Karawang Bekasi Grup) di lokasi, banner-banner bakal calon kepala desa ini terpasang disetiap gang-gang kecil bahkan ada juga di pinggir jalan utama. Bahkan ada juga yang sengaja dipasang di pagar hingga tembok rumah warga.
Fenomena ini pun mendapatkan tanggapan beragam dari masyarakat. Satu di antaranya Rizal (40) warga Kampung Leuweung Malang, Desa Sukaresmi. Ia menilai pemasangan banner bakal calon kepala desa di wilayahnya sah-sah saja sebagai alat memperkenalkan diri.
Baca Juga:Kelihatannya Sepele Orang Tua Wajib Peduli Bos, Berat Tas Sekolah Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang AnakKepala Keluarga Harus Lebih Keras Bekerja, Tahun 2026 Ada 9 Long Weekend untuk Liburan Keluarga!
” Iya kalau menurut saya sih sah-sah saja. Tapi gak tahu juga kalau di wilayah desa yang lain ada gak yang sudah ‘perang banner’ kaya di sukaresmi ini. Jadi kalau disini sudah ramai hampir di sudut gang-gang kecil penuh dengan banner-banner bakal calon kades,” ucapnya, Minggu (11/1/26).
Bahkan, kata dia, bakal calon Kepala Desa Sukaresmi saat ini sedang berlomba-lomba mencari simpatik masyarakat agar pada saat pemilihan Pilkades di gelar mereka (masyarakat) memilih dia.
” Jadi Informasi yang saya terima baru ada tiga bakal calon kepala desa. Ketiga calon ini sedang berlomba-lomba mengabil simpati masyarakat. Ada yang bedah rumah, memperbaiki jalan lingkungan dan lain sebagainya,” ujarnya.
Warga sukaresmi lainnya yang tidak ingin namanya di sebut mengatakan, Pilkades di desa sukaresmi di prediksi bakal memanas. Pasalnya dengan banyaknya banner-banner yang terpasang, masyarakat merasa resah dan di nilai mengganggu pemandangan.
” Inikan namanya sudah mencuri start, istilahnya. Nah tinggal aturanya boleh gak belum apa-apa sudah perang banner dulu. Padahal kan yang saya tahu pemilihan BPD dulu itupun belum ada pembahasan tahapan-tahapannya. Setelah itu baru Pikades,” bilangnya.
Ia pun berharap, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Kepala Desa Sukaresmi bisa merangkul semua masyarakat, tidak membeda-bedakankan golongan. Serta bisa memilih perangkat desa yang kompeten, berintegritas dan benar-benar mau kerja untuk masyarakat bukan atas dasar janji politik semata.
