Gol tersebut membuat Persik berada di atas angin, sementara Arema FC dipaksa bermain lebih terbuka di sisa waktu pertandingan.
Dua Gol Injury Time Jadi Penentu Kemenangan
Tertinggal satu gol, Arema FC meningkatkan tekanan secara masif di menit-menit akhir. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time.
Pada menit ke-90+4, umpan dari sisi kanan diarahkan ke dalam kotak penalti. Muhammad Supriadi yang berusaha menghalau bola justru melakukan kesalahan fatal. Sentuhannya malah mengarah ke gawang sendiri dan mengecoh kiper Persik. Gol bunuh diri ini membuat skor kembali imbang 1-1.
Baca Juga:Carlos Parreira Kecewa, Keputusan Wasit Disorot Usai Madura United KalahHasil Super League: Drama VAR dan Tiga Kartu Merah Warnai Kemenangan PSIM atas Madura United
Drama belum berhenti. Arema terus menekan di sisa waktu tambahan dan akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-90+7. Dwiki Mardiyanto mengirim umpan silang dari sisi kiri, yang disambut sundulan terarah Ian Lucas. Bola bersarang di gawang Persik dan mengunci kemenangan dramatis Arema FC dengan skor 2-1.
Modal Penting Arema Menatap Putaran Kedua
Kemenangan comeback ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi Singo Edan. Selain memperbaiki posisi di klasemen, hasil ini juga menunjukkan karakter pantang menyerah Arema FC dalam situasi tertekan.
Sementara bagi Persik Kediri, kekalahan ini terasa menyakitkan karena kemenangan yang sudah di depan mata sirna hanya dalam hitungan menit. Evaluasi di lini pertahanan, khususnya dalam mengantisipasi menit-menit akhir laga, menjadi pekerjaan rumah jelang putaran kedua BRI Super League 2025-2026.
