Sementara pada jenjang SMP kelas 8–9, berat badan anak umumnya berada di kisaran 25–45 kilogram. Beban tas yang masih aman berkisar 2,5 hingga 4,9 kilogram. Di fase ini, kebiasaan membawa semua buku sering terjadi, sehingga perlu dukungan dari sekolah, seperti jadwal pelajaran yang lebih efisien atau penyediaan loker.
Adapun untuk SMA kelas 10–12, dengan berat badan sekitar 35–50 kilogram, berat tas yang dianjurkan berada di kisaran 3,5 hingga 5 kilogram. Meski kondisi fisik lebih kuat, membawa tas terlalu berat setiap hari tetap berisiko memicu masalah kesehatan jika dibiarkan.
Peran Orang Tua dan Sekolah Sangat Penting
Mengontrol berat tas sekolah bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kesehatan anak. Orang tua perlu rutin memeriksa isi tas, memilih tas yang ergonomis, serta mengajarkan cara membawa tas dengan benar. Di sisi lain, sekolah juga diharapkan membantu mengurangi beban anak dengan sistem pembelajaran yang lebih ramah.
Baca Juga:Kepala Keluarga Harus Lebih Keras Bekerja, Tahun 2026 Ada 9 Long Weekend untuk Liburan Keluarga!Manusia Perlu Interaksi Sebagai Makhluk Sosial, Namun Kamu Perlu Menghindar Jika Bertemu dengan Orang Berciri
Hal kecil seperti berat tas sekolah, jika diperhatikan sejak dini, dapat memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak. Anak yang sehat dan nyaman akan lebih siap belajar, bergerak aktif, dan tumbuh optimal hingga dewasa.
