KBEONLINE.ID – Derby Indonesia yang mempertemukan dua rival abadi, Persib Bandung vs Persija Jakarta, tengah berlangsung pada pekan terakhir atau pekan ke-17 BRI Super League, Minggu sore, 11 Januari 2025. Laga sarat gengsi ini bukan sekadar duel klasik, melainkan menjadi penentu pemuncak klasemen sekaligus juara paruh musim.
Atmosfer panas sudah terasa sejak sebelum laga dimulai. Persib Bandung berada dalam posisi menguntungkan karena tampil di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dengan dukungan penuh ribuan Bobotoh yang memadati tribun. Dukungan suporter diyakini menjadi energi tambahan bagi Maung Bandung dalam laga krusial ini.
Di sisi lain, Persija Jakarta datang dengan situasi yang tak sepenuhnya ideal. Tim berjuluk Macan Kemayoran terlihat lebih fokus menjaga kondisi mental para pemain. Bahkan, jelang laga panas ini, Persija memilih menggelar konferensi pers secara daring melalui Zoom, sebuah langkah yang jarang terjadi jelang laga sebesar Derbi Indonesia.
Kehilangan Pemain, Kedua Tim Sama-sama Timpang
Baca Juga:Di Luar Dugaan, Barba Kembali Cadangan Padahal Persib Wajib Menang Lawan PersijaKemewahan Hidup Selalu Jalan-Jalan dan Bakar Duit, Padahal Ada yang Sederhana yang Terasa Mewah Tanpa Biaya
Jelang pertandingan, kedua tim dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh. Total empat pemain dipastikan absen, masing-masing dua dari Persib dan dua dari Persija.
Persija Jakarta harus kehilangan Fabio Calonego, gelandang bertahan andalan yang selama ini menjadi penyeimbang permainan. Selain itu, Persija juga tidak bisa menurunkan Ryo Matsumura, yang sama-sama harus menepi akibat hukuman dari Komite Disiplin.
Sementara dari kubu Persib Bandung, absennya pemain kunci juga tak kalah terasa. Andrew Jung, striker andalan, dipastikan menepi karena mengalami cedera hamstring. Tak hanya itu, Saddil Ramdani juga harus absen akibat akumulasi kartu merah.
Dengan kondisi ini, kedua tim sama-sama kehilangan dua pilar penting. Situasi tersebut membuat duel semakin menarik untuk disimak, sekaligus memunculkan pertanyaan: apakah kehilangan ini cukup adil bagi kedua kubu?
