- Risiko baterai bengkak karena panas bisa ditekan, terutama pas gadget dipakai terus-terusan.
Kenapa Penting Buat Pengguna Indonesia?
Di Indonesia, fitur ini makin masuk akal. Udara panas, budaya ngegame sambil ngecas, dan pemakaian gadget yang kadang nggak kenal waktu bikin baterai tersiksa.
Tren mobile gaming dan live streaming juga terus naik. Banyak yang rela gadgetnya nyolok charger berjam-jam demi momen gaming tanpa jeda. Tanpa Bypass Charging, kebiasaan kayak gini bikin baterai gampang drop.
Plus, mayoritas orang Indonesia pengen gadgetnya tahan lama, minimal 3–4 tahun. Fitur ini jelas bantu ngirit biaya servis dan ganti baterai.
Baca Juga:Bersiaplah, harga power supply dan CPU cooler bakal naik jugaDugaan Kebocoran Data Instagram Bikin Heboh, Meta Akhirnya Buka Suara
Wajib Dipertimbangkan Pas Beli Gadget Baru?
Kalau kamu pengguna berat, jawabannya udah pasti: wajib. Bypass Charging layak banget masuk kriteria utama saat milih HP atau tablet di 2026, apalagi buat gaming atau kerja produktif yang intens.
Fitur ini bukan sekadar hiasan di lembar spesifikasi. Pengaruhnya kerasa banget di pemakaian harian—mulai dari performa, suhu, sampai daya tahan baterai dalam jangka panjang. (*)
