KBEOnline.id – Section 9, studio game asal Swedia, baru saja mengumumkan proyek terbarunya, End of Abyss. Studio ini dipimpin Marcus dan Matthews Ottvall—dua nama yang sebelumnya pernah terlibat di game-game beken seperti Little Nightmares dan Little Big Planet. Nggak heran pengumuman ini langsung bikin heboh para gamer.
Ngobrol bareng GamesRadar+, Marcus Ottvall cerita kalau End of Abyss awalnya dirancang sebagai game action kartun dengan gaya top-down twin stick shooter—cepat, seru, dan penuh aksi dodge. Tapi makin ke sini, timnya jadi makin kepincut sama genre Metroidvania top-down yang masih jarang digarap. Dari situ, mereka pelan-pelan ngubah tampilan dan atmosfer game ke arah yang lebih gelap dan serius.
Inspirasi mereka datang dari anime sci-fi dan film horor klasik. Hasilnya, End of Abyss punya nuansa yang jauh lebih mencekam. Elemen horor juga bikin ritme mainnya jadi lebih pelan tapi tegang, pas banget buat eksplorasi dan bikin pemain terus waspada—ciri khas game Metroidvania modern.
Baca Juga:Cygames Terjun ke Dunia AI, Bikin Studio Khusus di Dalam PerusahaanVivo & iQOO Siap Rilis HP Baru di Indonesia
Matthews Ottvall juga sempat menyoroti salah satu fitur penting di game ini: scanner. Alat ini bakal bantu pemain buat baca lingkungan sekitar, ngenalin makhluk-makhluk aneh, sampai nandain area penting di peta. Fitur ini memang sengaja dirancang buat memudahkan eksplorasi dunia game yang kompleks, sekaligus ngasih peluang buat nemuin rahasia-rahasia tersembunyi.
Walaupun cerita utamanya masih dirahasiakan, End of Abyss udah keliatan banget sebagai game action Metroidvania yang fokus pada atmosfer, eksplorasi, dan visual gelap yang kuat. Pasti bakal seru, apalagi buat kamu yang doyan game top-down horor atau sci-fi. (*)
