Hujan Deras dan Air Rob Rendam Cibuaya, Begini Penampakan Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Gagal panen
Begini Penampakan Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen.
0 Komentar

Camat Cibuaya Ahmad Mustopa mengatakan, banjir mulai terjadi sejak Minggu (11/1) malam. Ketinggian air bervariasi, dengan rata-rata mencapai setinggi lutut orang dewasa dan kini telah memasuki rumah-rumah warga.

“Akibat curah hujan yang tinggi, diperparah dengan banjir rob serta kiriman air dari wilayah hulu sungai, dampaknya sekarang sudah ke pemukiman warga dan lahan pertanian,” ujar Ahmad Mustopa kepada Karawang Bekasi Ekspres (KBE), Senin (12/1).

Ia menjelaskan, imbas dari banjir tersebut mulai dirasakan warga, terutama keluhan gangguan kesehatan seperti penyakit kulit dan pencernaan. Selain itu, ratusan hektare lahan sawah terancam gagal panen karena terendam air yang tidak tertampung oleh saluran irigasi.

Baca Juga:Hari Pertama Masuk Sekolah Siswa SMK di Karawang Malah Nongkrong di Galuh MasBupati Karawang H. Aep Syaepuloh secara resmi mengukuhkan Ketua dan Wakil Ketua I FKUB

Menurut Ahmad Mustopa, pihak kecamatan bersama seluruh perangkat telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat sesuai kemampuan yang ada. Warga setempat pun menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah dan baru pertama kali terjadi dengan kondisi separah ini.

“Saat ini air sudah masuk ke rumah warga. Kami terus berupaya menanggulangi dampak yang ditimbulkan, meski keterbatasan di lapangan masih menjadi kendala,” jelasnya.

Untuk meminimalisir dampak lanjutan, Kecamatan Cibuaya telah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat guna melakukan pengecekan kesehatan door to door terhadap warga terdampak banjir. Selain itu, pihaknya juga meminta Pjt II agar mengatur debit air yang dialirkan ke wilayah Cibuaya supaya kondisi tidak semakin memburuk.

“Kami sedang melakukan pendataan luasan sawah yang terdampak. Kemungkinan besar petani akan mengalami gagal panen. Mudah-mudahan ada solusi dan perhatian dari pihak terkait,” pungkasnya. (Wyd)

0 Komentar