KBEONLINE.ID KARAWANG – Bagi pecinta kuliner tradisional, Sop Sapi Mak Ani menjadi salah satu destinasi makan legendaris yang wajib dikunjungi. Warung sederhana yang telah berdiri sejak era 1980-an ini tetap setia mempertahankan cita rasa khas masakan rumahan yang membuat siapa pun serasa kembali ke masa kecil.
Terletak di jalur irigasi CKM, arah Leuweung Sereh, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Karawang, Sop Mak Ani hadir dengan suasana yang apa adanya. Bangunannya sederhana, bergaya jadul, dengan konsep lesehan di atas bale bambu yang kian menambah kesan autentik dan hangat.
Masak Pakai Tungku, Rasa Tetap Juara
Salah satu keunikan utama Sop Mak Ani terletak pada cara memasaknya. Hingga kini, proses memasak masih menggunakan tungku tradisional dengan kayu bakar. Metode memasak lawas ini diyakini menjadi rahasia kelezatan sop yang gurih, harum, dan kaya rasa, sesuatu yang sulit ditemukan di tempat makan modern.
Baca Juga:Reuni Akbar Purna Paskibraka Karawang 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Jiwa KorsaPersib Bandung Raja Klasemen, Bobotoh Raja Suporter Terbanyak BRI Super League
Aroma kuah sop yang mengepul dari tungku kayu bakar langsung menggugah selera, terutama saat disantap di suasana pedesaan yang tenang.
Menu Sederhana, Harga Bersahabat
Menu andalan tentu saja Sop Sapi Mak Ani, yang dibanderol dengan harga Rp20.000 per porsi. Isinya terbilang melimpah, mulai dari daging sapi, tetelan, hingga lemak yang menambah sensasi gurih di setiap suapan.
Menariknya, nasi disajikan dengan konsep ambil sendiri sepuasnya, hanya dengan harga Rp5.000. Sop ini semakin nikmat dengan kehadiran sambal hijau khas yang masih lengkap dengan tangkainya, memberikan rasa pedas segar yang unik.
Tak hanya sop sapi, Sop Mak Ani juga menyediakan beragam lauk pendamping seperti pepes ayam, pepes ikan, pepes tahu, dan pepes peda. Selain itu, tersedia pula ikan goreng, tahu, tempe goreng, hingga lauk sederhana lainnya yang menambah pilihan bagi pengunjung.
Kuliner Viral, Rasa Tak Pernah Berubah
Meski tampil sederhana, Sop Mak Ani kini semakin dikenal luas dan kerap viral di media sosial. Banyak pengunjung datang karena penasaran dengan rasa legendarisnya yang disebut-sebut tak berubah sejak puluhan tahun lalu.
