Rekor Buruk Juku Eja, Tomas Trucha Siapkan Kebangkitan di Putaran Kedua

Tomas Trucha
Rekor Buruk Juku Eja, Tomas Trucha Siapkan Kebangkitan di Putaran Kedua
0 Komentar

kbeonline.id PSM Makassar tengah berada dalam periode yang sangat sulit di ajang BRI Super League 2025-2026. Tim kebanggaan Sulawesi Selatan tersebut menorehkan catatan yang jauh dari kata membanggakan. Dari lima pertandingan terakhir, Pasukan Ramang belum sekali pun meraih kemenangan. Rentetan hasil negatif itu menjadi salah satu rekor terburuk PSM dalam beberapa musim terakhir di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.

Dalam lima laga tersebut, PSM hanya mampu meraih satu hasil imbang dan harus menelan empat kekalahan beruntun. Situasi ini semakin terasa menyakitkan karena dua kekalahan terjadi di kandang sendiri, tempat yang selama ini dikenal sebagai benteng kuat Juku Eja.

Kekalahan Menyakitkan di Kandang Sendiri

Dua kekalahan kandang tersebut terjadi saat PSM menjamu Malut United FC pada pekan ke-15 dan Bali United FC pada pekan ke-17 Super League. Kekalahan di depan pendukung sendiri jelas menjadi pukulan telak, bukan hanya bagi pemain dan tim pelatih, tetapi juga bagi suporter setia yang selalu memenuhi stadion.

Baca Juga:Di Balik Kekalahan dari Persib, Persija Temukan Modal BangkitTeja Paku Alam Bersyukur, Persib Bandung Kunci Juara Paruh Musim

Sementara itu, dua kekalahan lainnya dialami PSM saat melakoni laga tandang. Juku Eja takluk dari Persib Bandung pada laga tunda pekan ke-8, serta kembali tumbang di markas Borneo FC Samarinda pada pekan ke-16. Kombinasi hasil kandang dan tandang ini membuat posisi PSM kian tertekan dan memicu sorotan tajam dari berbagai pihak.

Tomas Trucha: Ini Adalah Ujian dari Tuhan

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, tidak menampik bahwa situasi yang dihadapi timnya saat ini sangat menyakitkan. Pelatih asal Republik Ceko tersebut memilih untuk melihat kondisi ini dari sudut pandang yang lebih dalam.

“Hasil-hasil ini sangat menyakitkan. Dan mungkin ini adalah cara Tuhan memberikan kita ujian,” ujar Tomas Trucha, Senin (12/1/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap reflektif sang pelatih, yang menilai periode sulit ini sebagai momen pembelajaran, baik secara teknis maupun mental. Tomas menegaskan bahwa dirinya dan tim tidak akan menyerah pada keadaan.

Masa Jeda Jadi Momentum Evaluasi Total

Setelah laga melawan Bali United di pekan ke-17, Super League akan memasuki masa jeda kompetisi. Jeda ini menjadi peluang emas bagi PSM untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.

0 Komentar